Huntara NU Peduli Lampung akan Didampingi Para Ustadz
NU Online · Ahad, 30 Desember 2018 | 16:00 WIB
Saat meninjau lokasi yang akan dijadikan tempat hunian sementara (Huntara) di Desa Banding Kecamatan Rajabasa, Ketua PCNU Kabupaten Lampung Selatan H Mahfudz Attijani mengatakan,selain akan membangun hunian sementara bagi para korban terdampak tsunami, NU Peduli juga akan mendatangkan pembimbing ibadah.
"Kita tidak hanya menyediakan fasilitas Huntara namun Insyaallah kita juga akan mendatangkan ustadz untuk membimbing kegiatan rohaninya. Kita akan tempatkan nanti di sini untuk bisa mengawal dan mendampingi dalam beribadah sehari-hari," kata pria yang menjadi koordinator NU Peduli Lampung ini, Ahad (30/12).
Upaya ini juga dilakukan sebagai bentuk rehabilitasi mental bagi para korban untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT serta sabar menghadapi ujian yang telah menghilangkan jiwa dan harta benda.
Nantinya lanjut Kiai Mahfudz, dilokasi yang berada di Pos 4 NU Peduli tersebut akan dibangun fasilitas umum seperti mushala, MCK dan dapur umum selain Huntara yang representatif bagi penduduk yang sudah berkeluarga.
"Besok lokasi dibersihkan dan secepatnya untuk direalisasikan supaya saudara-saudara kita bisa menempati tempatnya. Biarpun transisi tapi memenuhi standar dalam hal berumah tangga. Ada dapur umumnya, MCK dan mushalanya," tambah Kiai Mahfudz.
Di lokasi Huntara tersebut nantinya akan ditempati puluhan kepala keluarga yang akan dibuat menjadi satu cluster (blok).
Sementara itu Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Lampung Arif Rahman Hakim mengungkapkan bahwa untuk lancarnya program-program yang dilakukan oleh Tim NU Peduli, anggota Ansor dan Banser siap turun tangan membantu dan mengawalnya.
"Disamping ikut membantu evakuasi korban dan bangunan Ansor dan Banser Lampung Selatan juga ikut mendistribusikan logistik sejak sesaat setelah terjadi tsunami," katanya kepada NU Online.
Para anggotanya juga melakukan penjagaan di malam harinya untuk mengamankan lingkungan sekitar posko dan juga rumah-rumah warga dari hal-hal yang tidak diinginkan. Termasuk nantinya dalam proses pembangunan Huntara.
"Kita sudah stand by di lokasi membantu masyarakat sekitar bersama dengan posko NU Peduli. Membantu masyarakat dan lingkungan yang memang terdampak bencana tsunami," pungkasnya. (Muhammad Faizin).
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua