Indonesia Targetkan Jadi Kiblat Mode Busana Muslim
NU Online · Senin, 27 Mei 2013 | 09:29 WIB
Jakarta, NU Online
Indonesia Islamic Fashion Fair (IIFF) diharapkan dapat mempertahankan pasar busana muslim dan mendorong kreatifitas perancang mode busana muslim untuk lebih kreatif dan inovatif sehingga Indonesia kelak dapat menjadi kiblatnya mode busana muslim dunia.
<>
Ketua Umum Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Taruna K. Kusmayadi mengatakan tujuan tersebut dapat tercapai dengan kerjasama banyak pihak, mulai dari desainer, pemerintah, dan industri garmen dalam menjalankan road map menuju target Indonesia menjadi kiblat fashion muslim dunia.
Dia juga menyebut desainer memiliki tugas untuk memperbaiki "attitude" berbisnis sehingga dapat memperkuat pasar busana muslim dalam negeri.
"Desainer jangan jago kandang saja, kuatkan pasar dalam negeri untuk bisa keluar negeri," katanya baru-baru ini dalam jumpa media IIFF 2013.
IIFF yang diharapkan dapat mengeksplorasi kekuatan Indonesia dalam industri kreatif fashion busana muslim.
Selain itu, ajang tersebut bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan menjual kemampuan kreatif mode muslim Indonesia ke level dunia. IIFF juga ditargetkan menjadi salah satu tujuan belanja busana muslim utama bagi Indonesia.
IIFF akan berlangsung 30 Mei hingga 2 Juni di Assembly Hall, Jakarta Convention Center. Selain peragaan busana, ada juga pameran, talkshow, workshop, dan kompetisi.
Redaktur: Mukafi Niam
Sumber : Antara
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Pesantren Al-Falah Ploso Kediri sebagai Lokasi Pembukaan Munas-Konbes NU 2026
2
TNI-Polri Hadang Massa Aksi BEM UI yang Hendak Menuju Bundaran HI
3
Selain TNI-Polri, Komcad Juga Disiagakan saat Aksi Indonesia Bangkrut
4
Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Pengerahan TNI dan Komcad dalam Aksi Indonesia Bangkrut
5
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Hari Ini, Berikut Tuntutannya
6
Jalan Kaki 40KM, Mbah Musthofa Tunaikan Nadzar Pulang Haji
Terkini
Lihat Semua