Ingin NKRI Tetap Utuh, Habib Luthfi Dirikan Ormas Petanesia
NU Online · Sabtu, 15 Agustus 2020 | 04:30 WIB
Kegiatan Silatnas I Ormas Petanesia di Kota Pekalongan Jawa Tengah yang dihelat pertengahan Oktober 2019 kemarin (Foto: NU Online/Abdul Muiz)
Abdul Muiz Cholil
Kontributor
Pekalongan, NU Online
Rais Aam Idarah Aliyah Jam'iyah Ahlit Thariqah al-Mu'tabarah an-Nahdliyah (Jatman), Habib Luthfi bin Yahya, dengan seabreg aktivitasnya terus menggelorakan cinta Tanah Air dengan semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati. Tidak hanya itu, atas kecintaan terhadap NKRI Habib Luthfi juga menulis lagu kebangsaan 'Cinta Tanah Air'.
Kini, Habib Luthfi selain aktif di Jatman dan Ketua Forum Ulama Sufi Dunia, dirinya punya kesibukan baru yakni mendirikan organisasi kemasyarakatan (Ormas) kebangsaan 'Pecinta Tanah Air Indonesia' (Petanesia) dan telah menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) di Hotel Sahid Mandarin Kota Pekalongan pada pertengahan Oktober 2019 silam.
Ketua Umum Petanesia M Eko Priyono menyampaikan, terbentuknya Petanesia berawal dari keprihatinan Habib Luthfi bin Ali bin Yahya sejak 13 tahun lalu tentang NKRI yang saat ini sedang digoyang separatisme, radikalisme, dan terorisme.
“Petanesia ini adalah organisasi kemasyarakatan yang resmi dan berbadan hukum Kemenkumham dengan kantor pusatnya di Kota Pekalongan. Di mana penggagas berdirinya oleh Habib Luthfi untuk menggelorakan semangat cinta Tanah Air, agar NKRI tetap utuh," ungkapnya.
Dikatakan, Petanesia bergerak pada budaya, tradisi, sejarah dalam penekannya yang melibatkan lintas agama dan budaya. Dalam Silatnas kemarin, para pengurus bersepakat menentukan arah organisasi, tujuan, dan fatwa kebangsaannya mau dibawa ke mana.
"Dalam Silatnas kemarin baru menggagas arah dan tujuan organisasi. Sedangkan saat ini sedang dalam proses pembentukan pengurus daerah dengan fokus di Jawa," ucapnya.
Disampaikan, untuk meneguhkan komitmen perjuangan organisasi ini, Rabu (19/8) mendatang jajaran pengurus pusat Petanesia akan dikukuhkan oleh pendirinya yakni Habib Luthfi bin Yahya di Gedung Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.
"Pengurus yang akan dilantik terdiri dari berbagai kalangan profesional, lintas agama, dan golongan yang memiliki platform yang sama yakni semangat menggelorakan cinta Tanah Air," tuturnya.
Ketua Panitia Pelantikan dan Muskernas Petanesia H Zainal Muhibbin kepada NU Online Jumat (14/8) mengatakan, dalam pelantikan terbatas dengan memperhatikan protokol kesehatan akan dihadiri beberapa kepala daerah eks-Karesidenan Pekalongan dan Kedu. Selain itu juga hadir secara virtual Gubernur Jawa Tengah dan Menteri Dalam Negeri untuk memberikan sambutan.
"Kami sudah melayangkan surat ke Mendagri dan Gubernur Jateng untuk memberikan sambutan," tandasnya.
Disampaikan, usai acara pelantikan kegiatan akan diteruskan dengan menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) I di Agrowisata Pagilaran, Batang dengan beberapa agenda. "Ada empat komisi yang menjadi bahasan dalam Muskernas, yakni komisi fatwa kebangsaan, program, organisasi, dan rekomendasi," tuturnya.
Pewarta: Abdul Muiz
Editor: Musthofa Asrori
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua