Jakarta, NU Online
Istri Dubes Pemerintah Arab Saudi Azzah Mubarok mencermati kiprah sosial Muslimat NU. Amatan itu diperkaya dialog Azzah Mubarok dengan pengurus teras PP Muslimat NU terkait kegiatan rutin Muslimat NU.
<>
Dalam kunjungan ke Kantor PP Muslimat NU, Jalan Pengadegan Timur nomor dua, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (8/7) siang ia bertanya langsung kepada pengurus teras PP Musliimat NU terkait gerakan sosial Muslimat NU.
“Kita menerangkan isu pendidikan yang digarap Muslimat NU kepada Azzah Mubarok. Salah satunya pendidikan anak usia dini (Paud) binaan Muslimat NU,” kata Ketua III Muslimat NU Sri Mulyati kepada NU Online di teras kantor PP Muslimat NU.
Gerakan Muslimat NU cukup progresif di tengah kebebasan berserikat dan bergerak di bidang sosial dan dakwah. Peran sosial Muslimat NU mengingatkan Azzah Mobarok, lanjut Sri Mulyati, pada gerakan perempuan di negara terbuka. Pengamatan ini didasarkan pada pengalamannya saat sekolah di negara Eropa.
Azzah menyatakan keberadaan serikat perempuan di negaranya. Namun serikat perempuan di negara hanya berbentuk komunitas-komuntitas kecil, ungkap Sri mengulang ucapan Azzah.
Kata Sri, Azzah melihat perhatian besar Muslimat NU terhadap dunia sosial, dakwah, dan pendidikan. Ia menginformasikan kepada pengurus Muslimat NU bahwa universitas di Madinah memberi banyak peluang beasiswa pendidikan.
Penulis: Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
4
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua