Jawa Barat Siapkan Dai Aswaja untuk Syiar Islam ke Dunia Internasional
NU Online · Sabtu, 21 September 2019 | 03:30 WIB
“Program paling istimewa, kami ingin ulama-ulama di Jawa Barat menjadi penyampai perdamaian di dunia,” ujar Ridwan Kamil Jumat (20/9) saat memberikan sambutan pada Rapat Pleno PBNU di Pondok Pesantren Al-Muhajirin 2 Purwakarta, Jawa Barat.
Pria yang akrab disapa Kang Emil ini menjelaskan, Jawa Barat bikin program English for Ulama. Sebanyak 30 ulama muda yang mayoritas NU dan lima terbaik akan dikirim ke Inggris di bulan November untuk dakwah di Eropa selama sekitar satu bulan.
“Kalau dakwahnya ke orang Indonesia sudah biasa, mereka akan mengikuti diskusi, seminar, dan lain-lain untuk menyampaikan kepada orang-orang Eropa yang mungkin masih suudzon pada Islam,” ujar Kang Emil.
Pihaknya juga ingin menunjukkan bahwa Islam Indonesia ialah Islam Wasathiyah, Islam ramah dan Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Ke mana mereka berdakwah nantinya, orang-orang Barat tidak lagi menganggap bahwa belajar Islam bukan dari Timur Tengah saja, tetapi sumber ajaran mulia Islam juga berasal dari Indonesia, khususnya dari Jawa Barat.
Mantan Wali Kota bandung ini juga menerangkan, di bulan Oktober Pemprov Jabar akan mengirim 30 santri NU ke Yaman, belajar di tempat Habib Umar bin Hafidz. Supaya pulang dari sana menjadi penyampai terdepan Ahlussunnah wal Jamaah di tanah Jawa Barat yang menurutnya mempunyai tantangannya luar biasa.
“Selama 12 bulan, kami juga sudah canangkan Ajengan masuk sekolah, untuk menyadarkan generasi milenial, generasi Z, agar selalu taat pada syariat Ahlussunnah wal Jamaah yang menjadi wajah NU,” ucapnya.
“Kita juga sudah mulai dakwah digital, karya-karya ulama akan kami digitalisasi, termasuk 30 kitab karya kakek saya KH Muhidin sedang kami digitalkan. Dan nanti akan diterjemahkan dalam tiga bahasa, Sunda, Indonesia dan Arab,” sambung Kang Emil.
Pewarta: Fathoni Ahmad
Terpopuler
1
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
2
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
3
Anggota Banser Wafat Selepas Tugas di Muktamar, Ketum GP Ansor Takziah dan Beri Santunan
4
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
5
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
6
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
Terkini
Lihat Semua