Kang Said: NU Netral, Tidak Mendukung Pasangan Tertentu
NU Online · Kamis, 5 Juli 2012 | 02:54 WIB
Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bereaksi atas beredarnya sejumlah spanduk yang menunjukkan adanya dukungan  NU terhadap salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Dukungan tersebut dipastikan tidak benar, karena NU telah menegaskan sikap netral.<>
Spanduk berisi dukungan NU terhadap pasangan Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbini, yaitu bergambar keduanya dengan latar belakang Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH Shalahudin Wachid, ditemukan tersebar di sejumlah titik di DKI Jakarta. PBNU secara tegas menyatakan tidak benar atas dukungan terhadap pasangan yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
"Baik atas nama pribadi atau PBNU, saya tegaskan tidak pernah mendukung salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI," ungkap Kiai Said di Jakarta, Rabu (4/7).
Kiai Said menandaskan, sesuai khitah 1926 NU bukanlah partai yang terjung dalam politik praktis melalui dukungan dalam pesta demokrasi. Secara keorganisasian NU tidak pernah memberikan dukungan, namun memberikan kebebasan kepada warganya untuk menentukan pilihannya dalam Pemilikada.
"Siapapun boleh datang ke PBNU untuk meminta dukungan, seperti beberapa calon di Pemulikada DKI. Tapi NU tidak pernah memberikan dukungan, NU hanya bisa mendoakan calon gubernur dan tetap bersikap netral," tandas Kiai Said.
Selain Hidayat Nur Wahid, calon gubernur DKI yang pernah sowan ke PBNU adalah Joko Widodo dan Alex Noerdin. Lebih lanjut Kiai Said juga meminta kepada peserta Pemilukada DKI untuk dapat berkampanye secara santun, dengan tidak melakukan klaim dukungan dari pihak tertentu. "Jangan melakukan kebohongan, karena itu akan mencederai hati nurani pemilih," pungkasnya.
Redaktur   : Emha Nabil Haroen
Kontributor: Samsul Hadi
Terpopuler
1
Innalillahi, Prof KH Syukron Makmun Pengasuh Pesantren Daarul Rahman Jakarta Wafat
2
Gus Faiz Ceritakan Wasiat dan Keinginan KH Syukron Makmun sebelum Wafat
3
Kapolri Suyudi Sambangi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Pesantren Miftachussunnah dan Tebuireng
4
Berita Duka dari Yogyakarta, KH Muhammad Nasikh Ridwan Wafat pada Usia 65 Tahun
5
BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Kering hingga 24 Oktober
6
PWNU Jakarta Jadwalkan Pembukaan Konferwil XXI di Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur
Terkini
Lihat Semua