Ketika Gus Dur Minta Nahdliyin Pulang Demi NU Tidak Dibubarkan
NU Online · Ahad, 6 Agustus 2023 | 19:30 WIB
Muhammad Syakir NF
Penulis
Cirebon, NU Online
Nahdlatul Ulama (NU) pernah direncanakan untuk dibubarkan melalui sebuah skenario saat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) hendak diturunkan dari kursi presiden.
KH Manarul Hidayat menceritakan hal tersebut saat Haul Almarhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren Cirebon 2023, Sabtu (5/8/2023).
Kiai Manarul mengisahkan bahwa ia diminta Gus Dur untuk menjadi ketua panitia istighatsah di Senayan, Jakarta.
"Jam 2 ke rumah (Gus Dur). Saya dipanggil ketika Gus Dur jadi presiden. Tolong besok kiai jadi ketua istighatsah berita dari langit. Apel akbar," katanya.
Kemudian, ia menanyakan perihal kepentingan penyelenggaraan istighatsah itu. Gus Dur menjawab bahwa warga NU atau Nahdliyin hendak berdemonstrasi dan dikhawatirkan menimbulkan chaos.
"Emang apa Gus? Saya kan mau dilengserkan. Itu NU seluruh Indonesia akan datang ke Jakarta. Akan nyerbu gedung MPR. Dikhawatirkan chaos. Ngerusak kantor," katanya.
Lebih lanjut, Kiai Manarul menyampaikan bahwa chaos dan perusakan itu bisa menjadi catatan bagi NU untuk dibubarkan. "Akhirnya orang-orang anti NU, "Bubarkan NU!" karena NU bikin chaos," ujarnya.
Baca Juga
Ketika Polisi Hentikan Mobil Gus Dur
"Tolong catat! Asli," lanjut Pengasuh Pondok Pesantren Al-Manar Al-Azhari Depok, Jawa Barat itu.
Lebih lanjut, Kiai Manarul menceritakan bahwa saat Gus Dur berpidato, ia diminta untuk berada persis di bawah Gus Dur, di bawah panggung tempat posisi Gus Dur menyampaikan pidatonya.
"Di bawah kaki Gus Dur di bawah panggung," katanya.
Istighatsah itu dihadiri ribuan orang. Di situ, Gus Dur meminta semua orang yang berdemonstrasi itu untuk kembali ke rumah masing-masing.
"Gus Dur pidato tolong pulang," ujar alumnus Pondok Buntet Pesantren tahun 1970-an itu.
"Tolong pulang. Tolong pulang. Tolong pulang. Sebab kalau terjadi chaos, NU akan dibubarkan. Asli nih!" katanya.
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua