Ketum PBNU Serahkan Hadiah Pemenang Sayembara Adzan NU Online Kategori Anak
NU Online · Selasa, 22 April 2025 | 13:00 WIB
Muhammad Fikri Izzul Kamil menerima hadiah juara sayembara adzan NU Online. Hadiah diserahkan langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Selasa (22/4/2025) di kantor PBNU Jakarta. (Foto: NU Online/Suwitno)
Haekal Attar
Penulis
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyerahkan hadiah berupa piagam, dana pendidikan Rp3.000.000, dan beasiswa pendidikan Rp5.000.000 untuk pemenang Lomba Adzan Kategori Anak NU Online Mohammad Fikri Izzul Kamil.
Saat pertama kali bertemu, Gus Yahya nampak sumringah dengan menanyakan nama dan asal daerah. Izzul yang ditemani oleh ibu dan pembimbingnya juga nampak senang, pertemuan mereka terjadi di Lantai 3 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Salemba, Jakarta Pusat, pada Selasa (22/4/2025).
"Sudah betul kalau NU Online ini bikin lombanya untuk anak-anak karena kalau kita berpikir tentang apa sebetulnya arah yang paling berharga dari satu inisiatif kita harus berpikir, apa yang paling berharga dengan adzan itu," katanya.
Gus Yahya meminta agar lomba adzan ini dapat diteruskan sehingga keutamaan-keutamaan yang hakiki dapat tersebarkan dan berkelanjutan melalui adzan.
"Harus ada efek kelanjutannya, berkembangnya adzan secara lebih luas di luar platform-platform karena kita tahu adzan itu disunnahkan setiap sebelum shalat fardhu, jadi adzan itu ada penanda waktu sebagai penanda masuknya waktu ada adzan yang disunnahkan sebelum shalat, adzan dan iqomah yang disunnahkan sebelum shalat," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama NU Online Hamzah Sahal mengatakan bahwa suara Izzul nantinya akan menjadi pilihan pengguna Aplikasi NU Online Super App dan tidak menggantikan suara siapa pun.
"Hasil dari musabaqoh ini akan jadi pilihan (adzan) di Super App, bukan menggantikan yang sudah ada tapi menjadi pilihan. Seperti qori yang ada di Super App," terang Hamzah.
Di samping itu, Izzul yang sudah belajar adzan sejak kelas empat Sekolah Dasar (SD) mengaku sangat bahagia dan tidak menyangka terpilih menjadi pemenang.
"Perasaan saya sangat senang dan saya tidak menyangka kalau saya bisa berada di sini. Ini berkat guru-guru kita semua, saya mengucapkan terima kasih kepada pihak yang terlibat hari ini," ujarnya.
Redaktur Eksekutif NU Online Mahbib Khoiron memaparkan bahwa sayembara tersebut sudah dilakukan selama Ramadhan melalui serangkaian fase. Tersisa empat peserta dari 1.000 yang berumur 7 sampai 15 tahun dan dimenangkan oleh Izzul.
"Ini merupakan ikhtiar NU Online melibatkan partisipasi warga dan rasa memiliki aplikasi NU Online Super App," katanya.
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri: Hari Kemenangan untuk Kebebasan Masyarakat Sipil
Terkini
Lihat Semua