KH Saifuddin Amsir: Jangan Kebanyakan Pikir Agama
NU Online · Selasa, 9 Juli 2013 | 03:01 WIB
Jakarta, NU Online
Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Saifuddin Amsir mengajak masyarakat untuk tidak banyak berpikir terkait agama. Ia mengajak masyarakat untuk mengamalkan saja perintah-perintah Rasulullah SAW.
<>
Imbauan ini ditujukan kepada masyarakat dalam rangka menyambut bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan, lanjut KH Saifuddin, perlu diisi dengan amal-amal ibadah praktis seperti mengaji Al-Qur'an, membaca kitab-kitab agama, dan ibadah sunah lainnya.
“Orang-orang tidak perlu menyebarkan kekacauan pikiran,” tegasnya kepada NU Online per telepon, Senin (8/7) petang.
Masyarakat terutama para da‘i dan tokoh-tokoh agama cukup menyampaikan ajaran-ajaran Rasulullah SAW yang diteruskan para ulama. Karena, kebenaran sabda Rasulullah SAW mencakup lahir dan batin buat umatnya.
Menurut KH Saifuddin Amsir, banyak orang seusianya menderita tinggi tekanan darah. Ini disebabkan pikiran-pikiran yang terlalu mengada-ada perihal agama. Mereka mencoba berpikir di luar jangkauan mereka. Bahkan, mereka berniat untuk mengatasi sabda-sabda Rasulullah SAW.
“Terang saja mereka kebobolan,” tutup KH Saifuddin Amsir.
Penulis: Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
4
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua