LKNU Adakan Pertemuan Kader NU Penanggulangan HIV/AIDS
NU Online · Jumat, 20 Desember 2013 | 14:00 WIB
Yogyakarta, NU Online
Tingkat pengidap Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Indonesia cukup tinggi. Setiap tahun mengalami kenaikan cukup signifikan sehingga perlu mendapatkan perihatian khusus.
<>
Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (LKNU DIY) mengadakan pertemuan Kader NU untuk mendapatkan pengarahan dan sosialisasi penanggulangan HIV/AIDS. Pertemuan dilaksanakan di Hotel Graha Saba, Yogyakarta, (19/12) pagi.
“NU memiliki kekuatan dan potensi dalam melakukan advokasi masyarakat berbasis tradisi,” tutur Muhammadun sebagai ketua penyelenggara.
Muhammadun melanjutkan bahwa dengan adanya pertemuan ini sebagai upaya untuk menjadikan kultur NU dalam penanggulangan HIV/AIDS. Karena NU bekerja untuk komunitas-komunitas berbasis masyarakat.
Pertemuan kader NU ini dihadiri oleh para kader muda NU dan perwakilan Badan Otonom PWNU DIY, salah satunya perwakilan dari IPNU Kota Yogyakarta dan PW Fatayat DIY.
Sebelum dimulai para peserta mendapatkan pengarahan dari Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) DIY, Drs. Riswanto, dan Dr. Sri Rahayu, Koordinator Program Penanggulangan HIV/AIDS Pengurus Pusat (PP) LKNU.
“Pelatihan kader ini dimaksudkan untuk membentuk PIKM yang dikelola oleh NU. Karena NU memiliki komunitas-komunitas kecil yang itu berpotensial dan memiliki masa yang jelas,” arahan Sri Rahayu.
NU merupakan organisasi masyarakat yang memiliki masa sampai kepada akar rumput (grassroots) masyarakat Indonesia. Sehingga memiliki peran strategis dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS.
“Jika ini digerakkan melalui wadah dan forum Nahdliyyin dengan cara melakukan advokasi, sosialisasi penanggulangan dan pelatihan tentang HIV/AIDS, maka itu akan memberikan bukti nyata dalam upaya sosialisasi,” lanjut Sri Rahayu.
Sekretaris KPA DIY, Riswanto mengatakan bahwa untuk mensukseskan program itu perlu menggandeng kerja sama dengan beberapa partnership yang konsern dalam isu HIV/AIDS.
“Maka, KPA menggandeng NU untuk mensukseskan penanggulangan tersebut,“ tutur Risanto. Beliau melanjutkan bahwa kerja sama itu sudah berjalan selama tiga tahun. Di akhir sambutannya, Riswanto juga membuka acara pertemuan kader NU tersebut. (Suhendra/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua