Melihat Youth Fair 2019, Kreativitas Kaula Muda Perlu Dukungan Kolaborasi
NU Online · Selasa, 24 Desember 2019 | 08:30 WIB
Deputi II Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) H Asrorun Niam Sholeh mengunjungi langsung pameran tersebut usai membuka acara secara resmi pada Senin (23/12).
Dalam pameran tersebut, ia mengaku melihat banyak ide baru yang muncul dari pemikiran dan kreativitas anak muda. Hal ini, menurutnya, perlu dikembangkan lebih baik lagi.
Niam menyampaikan bahwa kreativitas itu perlu ditunjang dengan dukungan fasilitasi institusi terkait agar dapat berkembang keke arah yang positif. "Banyak ide baru yang muncul dari anak-anak muda perlu fasilitasi perlu pendampingan," katanya.
Kolaborasi dengan berbagai elemen juga dibutuhkan guna menjalin sinergitas yang saling memberikan kontribusi satu sama lain agar perkembangan menuju visi Indonesia Maju dapat lekas terwujud.Â
"Dan juga perlu kolaborasi dengan seluruh elemen," ucap pria yang juga Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu.
Kemenpora sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kaula muda siap mendukung pengembangan ide dan gagasan yang terwujud dalam bentuk kreasi dan inovasi mereka.
Pameran ini diikuti oleh 50 wirausahawan terpilih dari berbagai daerah di Indonesia setelah melalui tahap seleksi dari 375 pendaftar. Mereka menawarkan beragam kreasi usaha, mulai dari kuliner, agropreneur, industri kreatif, sociopreneur, hingga technopreneur.
Para pengunjung pameran juga dihibur dengan kegiatan perlombaan mural dan pertunjukan musik dari band yang digawangi oleh anak-anak muda.
Pewarta: Syakir NF
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Pesantren Al-Falah Ploso Kediri sebagai Lokasi Pembukaan Munas-Konbes NU 2026
2
TNI-Polri Hadang Massa Aksi BEM UI yang Hendak Menuju Bundaran HI
3
Selain TNI-Polri, Komcad Juga Disiagakan saat Aksi Indonesia Bangkrut
4
Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Pengerahan TNI dan Komcad dalam Aksi Indonesia Bangkrut
5
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Hari Ini, Berikut Tuntutannya
6
Peaceful Muharam 1448 H, Kemenag Gelar Standardisasi Kosakata Isyarat hingga Akurasi Titik Kiblat
Terkini
Lihat Semua