MUI Berharap Toleransi Tak Mengarah pada “Sinkretisme”
NU Online · Selasa, 5 Januari 2016 | 13:30 WIB
Jakarta, NU Online
Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo harapan agar kehidupan toleransi antar umat beragama yang sudah baik, tidak terjebak dengan upaya "sinkretisme" (mencampuradukan beberapa paham-paham atau aliran-aliran agama atau kepercayaan).<>
"Ini yang tadi digarisbawahi oleh MUI," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin seusai mendampingi Presiden bertemu Pengurus MUI di Istana Merdeka Jakarta, Selasa.
Lukman Hakim mengungkapkan bahwa pemerintah bersama dengan masyarakat melalui ormas-ormas keagamaan terus berupaya untuk membangun toleransi karena realita masyarakat Indonesia yang majemuk.
"Pesan MUI tadi, jangan sampai kita terjebak pada sinkretisme yaitu mencampuradukan antara ajaran-ajaran atau bentuk-bentuk peribadatan satu agama dengan agama yang lain," katanya.
Lukman menyatakan bahwa toleransi harus betul-betul dijunjung tinggi dan senantiasa terjaga. "Jangan sampai terjebak pada pencampuradukan ajaran atau ritual peribadatan antara satu agama dengan agama yang lain," katanya.
"Saya pikir ini pesan yang sangat baik dan tentu semua kita berkewajiban untuk mencermati ini," kata Lukman Hakim.
Dia mengatakan, MUI menyampaikan hal tersebut setelah ada masukan dari masyarakat terkait perayaan Natal, adanya kumandang adzan diiringi lagu-lagu yang biasa dinyanyikan di gereja-gereja.
Hal ini terjadi saat perayaan Natal di Rumah Dinas Gubernur Nusa Tenggara Timur yang dihadiri Presiden Joko Widodo pada 28 Desember 2015, ketika ada Fragmen Teatrikal Natal yang menyanyikan lagu Ave Maria yang diiringi dengan mengumandangkan adzan. (Antara/Mukafi Niam)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
4
Presiden Prabowo dan 1.500 Undangan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan
5
Rais Aam PBNU Apresiasi Hasil Pembahasan Munas-Konbes NU 2026
6
Berikut 5 Rekomendasi Munas-Konbes NU 2026 Terkait Pendidikan
Terkini
Lihat Semua