Aru Lego Triono
Penulis
Jakarta, NU Online
Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) resmi dimulai Rabu (5/2/2025) hari ini.
Sidang pleno I yang membahas tata tertib selama persidangan Munas-Konbes NU 2025 telah disepakati oleh peserta sidang yang dipimpin Rais Syuriyah PBNU Prof M Nuh.
"Tata tertib ini bisa disetujui?" tanya Prof Nuh kepada peserta sidang di Hotel Sultan, Jakarta.
"Setuju," jawab peserta sidang, serentak.
"Tata tertib selama persidangan Munas-Konbes NU 2025 disetujui dan ditetapkan, Al-Fatihah," ucap Prof Nuh. Para peserta sidang langsung membaca Surat Al-Fatihah.
Selanjutnya, Prof Nuh mengingatkan para peserta Munas-Konbes NU 2025 untuk tidak lupa mengisi daftar hadir. Kini, PBNU menyediakan daftar hadir secara digital, tidak lagi manual dengan menuliskan nama dan tanda tangan menggunakan alat tulis.
"Para peserta Munas-Konbes mohon tidak lupa untuk absen, sekarang sudah masuk era digital, absen pakai scan. Kalau kesulitan, ada yang memandu. Tidak jauh berbeda dengan QRIS kalau Bapak-Ibu membayar belanjaan," jelas Prof Nuh.
Selanjutnya, setelah sidang pleno I tata tertib ini, peserta Munas-Konbes NU 2025 akan diarahkan dan dimobilisasi menuju Istora Senayan, tempat berlangsungnya acara Resepsi Hari Lahir (Harlah) Ke-102 NU yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.
Usai menghadiri Resepsi Harlah Ke-102 NU, para peserta akan kembali ke Hotel Sultan Jakarta untuk bermalam. Keesokan harinya, Kamis (6/2/2025), sidang komisi-komisi dimulai pukul 09.00-12.00 WIB. Lalu akan ada sidang lanjutan komisi-komisi pada pukul 13.30-17.00 WIB. Sidang komisi-komisi dilanjutkan kembali pukul 19.00-23.00 WIB.
Sebagai informasi, terdapat tiga komisi dalam Munas Alim Ulama yakni Komisi Bahtsul Masail Waqi'iyah, Maudhu'iyah, dan Qanuniyah. Sementara untuk forum Konbes NU yakni Komisi Organisasi, Komisi Program, dan Komisi Rekomendasi.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Alvin Tedjo, Pria Keturunan Indonesia yang Terpilih sebagai Wali Kota Mississauga di Kanada
4
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
5
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
6
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar: Tugas Pengurus Merangkul Semua Elemen, Meningkatkan Kualitas Nahdliyin
Terkini
Lihat Semua