Jakarta, NU Online
“Majelis taklim Muslimat NU jadi bukan hanya bicara soal surga-neraka. Majelis taklim juga peka terhadap persoalan keduniaan. Karena, dari situ Muslimat NU menemukan pintu untuk mengabdi dalam masalah kebangsaan dan kemanusiaan.”
<>
Demikian kata Hj. Machfudzoh Ali Ubaid, Ketua Yayasan HIDMAT Pusat NU dalam rapat kerja pengurus HIDMAT NU, Selasa (27/11) siang.
Muslimat NU melalui Yayasan Himpunan Daiyah dan Majelis Taklim NU, HIDMAT Pusat NU, mengadakan kajian rutin keislaman yang diadakan di Pusdiklat Muslimat NU di bilangan Pondok Cabe, Tangsel.
Menurut Hj, Machfudzoh, program kajian ini juga akan menambah cara pandang orang lain terhadap gerakan Muslimat NU. Program kajian tersebut akan mengupas persoalan keduniaan terkait kemaslahatan banyak pihak.
Kajian rutin digelar satu kali dalam dua bulan. Kajian yang ditetapkan jatuh pada hari Ahad, diadakan pada hari Ahad ketiga dalam bulan yang ditentukan. Rencananya kajian rutin perdana akan dilaksanakan pada bulan Januari 2013.
Kajian rutin keagamaan diprogram oleh HIDMAT NU dalam rangka memperkuat program kerja Bidang Hubungan Asatizah dan Pesantren. Program kajian rutin sebagai penguatan salah satu bidang HIDMAT NU, ditetapkan dalam rapat kerja oleh pengurus HIDMAT NU di aula lantai lima Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (27/11) sore.
“Kita akan mengundang dewan pakar sebagai narasumber kajian,” tambah Hj. Machfudzoh dalam rapat kerja pengurus.
Narasumber diharapkan dapat menambah cakrawala baru dalam persoalan pemikiran dan juga metode-metode lapangan. Dengan kajian serius itu, sumber daya pengurus dan jamaah Muslimat NU akan berkembang, tegasnya.
Redaktur : Hamzah Sahal
Penulis : Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua