Nasional

Palestina Fonds 2.0 Bangkitkan Gagasan Luhur Mbah Wahab di Muktamar ke-35 NU

NU Online  ·  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Palestina Fonds 2.0 Bangkitkan Gagasan Luhur Mbah Wahab di Muktamar ke-35 NU

Deklarasi dukungan LAZISNU se-Dunia untuk Palestina 2.0 di Jombang, Jawa Timur, Sabtu (29/8/2026). (Foto: NU Online/ Habib)

Jombang, NU Online 

Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelorakan kembali dukungan untuk Palestina di momen Muktamar ke-35 NU. Spirit tersebut diwujudkan dengan pembacaan deklarasi LAZISNU se-Dunia untuk Palestina Fonds 2.0.


Wakil Sekretaris Jenderal PBNU H Ginanjar Sya’ban mengajak warga NU merefleksikan perjalanan panjang NU dalam memberikan dukungan kepada Palestina. Menurutnya, komitmen NU terhadap perjuangan dan kemerdekaan Palestina telah tumbuh jauh sebelum Indonesia merdeka. 


“Salah satu tonggak pentingnya terjadi dalam Muktamar NU di Menes, Banten, pada 1938, yang diinisiasi oleh KH Abdul Wahab Hasbullah atas restu KH M Hasyim Asy’ari,” ujarnya sambutan di Aula Pondok Pesantren Darul Ulum, Paterongan, Jombang, Sabtu (29/8/2026).


Ia menjelaskan, Muktamar Menes memiliki arti penting dalam sejarah NU, salah satunya karena menjadi momentum peneguhan komitmen organisasi terhadap masyarakat Palestina. Pada muktamar itu, Mbah Wahab menginisiasi Palestine Fonds. 


“Gerakan tersebut menjadi salah satu bentuk awal dukungan NU terhadap Palestina, melalui penggalangan dukungan moral dan materiil,” ungkapnya.


Salah satu Dewan Pengawas Syariah LAZISNU PBNU ini menjelaskan, penyelenggaraan Palestine Fonds dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU di Jombang memiliki nuansa historis yang kuat. 


“Gerakan ini seperti mengulang kembali semangat yang pernah dibangun para pendiri NU dalam memberikan dukungan kepada Palestina. Kita seolah dejavu, karena lokasinya berada di Jombang," tegasnya.


Sementara itu, Ketua LAZISNU PBNU Habib Ali Hasan Al Bahar menegaskan bahwa kemerdekaan rakyat Palestina adalah harga mati. Di samping itu, bantuan terhadap Palestina untuk mencapai kemerdekaannya harus terus dilakukan. 


“Ketika berbicara terkait Palestina, almarhum Mbah Wahab itu salah satu tokoh yang sudah memberikan perhatian istimewa kepada palestina. Dan kita tidak akan berhenti membantu Palestina,” ungkapnya. 


Untuk itu, ia menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan seluruh pihak dalam menyalurkan bantuannya kepada Palestina melalui LAZISNU. Ia juga bersyukur LAZISNU memiliki akses untuk menyalurkan bantuan melalui jaringan LAZISNU di sejumlah negara.


“Kita bersyukur LAZISNU memiliki akses untuk menyalurkan bantuan kepada Palestina itu melalui Mesir, Turki, Jordania, bahkan melalui Palestina itu sendiri.  Dan alhamdulillah kami mendapatkan banyak amanah tersebut,” ucapnya. 


Ia menegaskan bahwa persoalan yang dihadapi rakyat Palestina tidak pernah luput dari perhatian LAZISNU. Menurutnya, meskipun sedikit bantuan yang disalurkan, tetapi insyaallah bagi rakyat Palestina akan bernilai besar.


“Sedikit yang kita berikan tentu tidak sedikit bagi saudara-saudara kita di Palestina. Itu akan besar dan dianggap suatu dukungan moral dan materi. Mudah-mudahan menjadi keberkahan buat kita,” pungkasnya.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang