Nasional MUKTAMAR KE-35 NU

Pasar Murah di Tambakberas, Sambut Muktamar Ke-35 NU

NU Online  ·  Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Pasar Murah di Tambakberas, Sambut Muktamar Ke-35 NU

Pasar murah di area lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, tepatnya di halaman Klinik Pratama MWCNU Jombang, Rabu (26/8/2026). (Foto: NU Online/Siti Ratna Sari)

Jombang, NU Online
Pasar Murah yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dimanfaatkan warga Jombang untuk memenuhi kebutuhan pokok di area Bazar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Rabu (26/8/2026).


Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari, 26–29 Agustus 2026, tersebut dipusatkan di komplek Klinik Pratama MWCNU Jombang, Dusun Sariloyo, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang.


Pegawai Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Yudi Ariyanto, menyampaikan bahwa pengadaan pasar murah ini ditujukan untuk menjaga keterjangkauan harga barang kebutuhan dasar bagi masyarakat setempat.


“Ya, meskipun tidak banyak, setidaknya pasar murah ini bisa membantu memenuhi kebutuhan pokok warga sekitar,” kata Yudi di lokasi kegiatan.


Sistemnya, Pemprov Jatim menyalurkan komoditas pangan utama seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, hingga produk hortikultura. Guna menjaga kelancaran distribusi, mekanisme kupon diberlakukan bagi para pembeli.


“Setiap orang harus mengambil 1 kupon untuk mengantri membeli barang yang diinginkan, tujuannya agar warga tetap tertib dan berjalan dengan lancar,” jelas Yudi.


Ia menambahkan, batasan pembelian diterapkan sebanyak satu kali per jenis barang untuk satu perwakilan keluarga.
Harga yang dipatok berada di bawah rerata pasar menjadikan lokasi ini didatangi sejumlah warga.


Salah seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Peterongan, Maya Ayufarihin mengaku sengaja mendatangi lokasi setelah memperoleh informasi dari media sosial.


“Informasi awal saya tau dari TikTok, taunya juga barusan dan langsung meluncur ke sini. Perbedaan harganya lumayan kalau dihitung, misalnya gula. Kalau di luar sana gula 1kg harganya 18.000 ribu, kalau di sini hanya 15.000,” kata Maya.


Kontributor: Siti Ratna Sari

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang