PBNU Akan Dirikan Perguruan Tinggi NU di Pekalongan
NU Online · Kamis, 30 Mei 2013 | 08:33 WIB
Pekalongan, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan mendirikan lembaga pendidikan tinggi NU di Kabupaten Pekalongan dalam waktu dekat ini.
<>
Kepastian pendirian PTNU diungkapkan Bupati Pekalongan H Amat Antono saat memberikan kata sambutan pada acara pembukaan Klinik Pratama Mitra Bahagia milik PCNU Kabupaten Pekalongan Selasa (28/5).
Dikatakan, kepastian didirikannya PTNU di Kabupaten Pekalongan setelah dirinya bersama Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H Asif Qolbihi tanggal 6 Mei 2013 kemarin menghadap PBNU di Jakarta untuk menjelaskan berbagai hal terkait dengan pendirian PTNU.
"Sebagai bupati, saya menyambut baik rencana NU mendirikan lembaga pendidikan tinggi di Kabupaten Pekalongan dan saya siap memfasilitasi,"ujarnya yang disambut tepuk tangan seluruh tamu undangan.
Sebagai tindak lanjut pertemuan di Jakarta, menurut Asif, dalam waktu dekat ini tim PBNU akan datang di Kabupaten Pekalongan melihat dari dekat rencana lokasi pendirian PTNU dan berdiskusi dengan tim NU Kabupaten Pekalongan.
Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan saat dikonfirmasi NU Online membenarkan perihal rencana PBNU dan dalam waktu dekat ini akan diadakan koordinasi kelanjutan pertemuan Bupati dengan tim PBNU.
Saat ini PCNU Kabupaten Pekalongan sudah mengelola lembaga pendidikan tinggi untuk kegiatan kuliah jarak jauh yang ditempatkan di Kantor PCNU setempat.
Menurut, Asif NU Kabupaten Pekalongan akan lebih berkonsentrasi pada bidang pendidikan dan kesehatan sebagaimana yang telah dijalankan selama ini dan kita bersyukur pemerintah daerah mendukung sepenuhnya.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Abdul Muiz P
Terpopuler
1
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
2
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
3
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
4
Menteri Agama Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren Pertama
5
Di KTT BRICS, Prabowo Dorong Global South Bersatu
6
Data Antrean Haji Dibersihkan, Masa Tunggu Faktual Diperkirakan 14-15 Tahun
Terkini
Lihat Semua