PBNU Bakal Gelar Pleno 21 Mei 2026, Tentukan Tempat dan Waktu Munas-Konbes NU
NU Online · Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Rabu (13/5/2026). (Foto: NU Online/Suwitno)
Suci Amaliyah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengatakan jadwal pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes), serta Muktamar ke-35 NU masih dalam pembahasan panitia.
Baca Juga
Apa Beda Munas dan Konbes?
"Hari ini ada rapat pertama panitia Munas dan Konbes. Rais Aam sudah setuju untuk kita selenggarakan pleno 21 Mei 2026 nanti untuk memutuskan waktu dan tempat," kata Gus Yahya ditemui usai kegiatan di Gedung PBNU, pada Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, rapat pleno tersebut akan menentukan lokasi penyelenggaraan Munas dan Konbes. Sejumlah daerah telah mengajukan diri sebagai tuan rumah.
"Usulan-usulan banyak sekali, Jakarta, Sumatra Utara, Sumatra Barat, NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat kita akan putuskan dengan cara NU artinya dengan kebijakan wisdom para sepuh kiai," jelasnya.
Terkait usulan agar Muktamar NU digelar pada Agustus, Gus Yahya mengatakan masih akan dibicarakan bersama para sesepuh dan kiai NU.
"Itu diusulkan nanti dibicarakan bersama sesepuh kiai," ungkap Gus Yahya.
Ia menambahkan, keputusan akhir mengenai waktu pelaksanaan Muktamar masih menunggu hasil musyawarah para ulama dan sesepuh.
"Setelah pembicaraan para sesepuh kiai kita lihat nanti, dengan wisdom dan basyirah ruhaniyah kami,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Gus Yahya juga berpesan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU diharapkan tidak dijadikan ajang kepentingan politik tertentu.
"Maka ya tentu saja kita akan upayakan bahwa Muktamar ini tidak menjadi ajang semacam batu loncatan," pungkas Gus Yahya.
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua