PBNU Terima Kunjungan Pengurus Liga Muslim Dunia
NU Online · Kamis, 27 Februari 2020 | 08:45 WIB
Tidak hanya silaturahim, PBNU juga membuka dialog bersama Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Syekh al-Issa dengan tema Islam Risalah Kebudayaan dan Peradaban di Aula Lantai 8.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Said menyampaikan bahwa NU sebagai sebuah organisasi berdiri atas dua fondasi, yakni toleransi dan moderatisme.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah, Ciganjur, Jakarta Selatan ini juga mengatakan bahwa tujuan didirikannya NU adalah guna memperkuat persaudaraan sesama Muslim, sebangsa, dan juga antarumat manusia.
“Tujuan yang diharapkan ada tiga, yakni penguatan persaudaraan Islam, penguatan persaudaraan kebangsaan, dan penguatan persaudaraan kemanusiaan,” katanya.
Oleh karena itu, NU sejak dulu menetapkan bahwa seluruh warga negara adalah saudara, bukan musuh yang harus diperangi. Mereka tetap dihormati meskipun berbeda kepercayaan, suku, budaya, maupun bahasanya.
Tak ayal, perbedaan kepercayaan dan keyakinan yang begitu kompleks itu tidak membuat masyarakat Indonesia bermusuhan, tetapi justru hidup dalam biduk keharmonisan.
Diskusi ini juga dihadiri oleh Rais Syuriyah PBNU KH Zaki Mubarok, Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Wakil Ketua Umum PBNU Mohammad Maksoem Machfudz, Ketua PBNU H Robikin Emhas, Ketua PBNU H Eman Suryaman, dan Sekretaris Jenderal PBNU H Ahmad Helmy Faishal Zaini.
Pewarta: Syakir NF
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Alvin Tedjo, Pria Keturunan Indonesia yang Terpilih sebagai Wali Kota Mississauga di Kanada
4
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
5
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
6
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar: Tugas Pengurus Merangkul Semua Elemen, Meningkatkan Kualitas Nahdliyin
Terkini
Lihat Semua