Jakarta, NU Online
Setelah melalui proses penyusunan beberapa bulan, Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) akhirnya menerbitkan buku panduan untuk para guru. Karya tulis ini dipengantari Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan diberi judul “Membumikan Aswaja, Pegangan Para Guru NU”.
<>
Ketua Umum PP Pergunu KH Asep Saifuddin Chalim, yang juga penyusun utama buku, Rabu (27/6) menyatakan, buku setebal 260 halaman tersebut memang diterbitkan pihaknya bulan Juni ini. Penerbitan buku menjadi bagian dari upaya pembinaan keaswajaan peserta didik di lingkungan sekolah.
Pergunu beranggapan, guru merupakan ujung tombak NU dalam menjaga dan membumikan eksistensi ajaran Aswaja hingga di masa yang akan datang. Peserta didik perlu dibina sejak dini, agar terpelihara dari penetrasi ideologi agama yang tidak sehat.
Penetrasi ideologi disadari telah masuk ke sejumlah tempat. Tak hanya di tempat ibadah, seperti masjid-masjid, ekstemisme juga menyusup di tempat pendidikan, tak terkecuali di sekolah-sekolah berbasis Nahdliyin.
Rencananya, buku akan disebar ke lembaga pendidikan NU di seluruh Indonesia. Para guru diharapkan memperoleh masukan berharga dan mampu mengimplementasikannya di lembaga pendidikan setempat.
“Guru merupakan agent of change. Kalau gurunya sudah terpengaruh, bagaimana dengan murid-muridnya. Maka perlu ada usaha untuk mengentalkan lagi warna tradisi Nahdliyin,” kata Ketua PP Pergunu H Rudolf Chrysoekamto secara terpisah.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis : Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Presiden Prabowo dan 1.500 Undangan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan
2
Esok Puasa Tasu'a, Raih 4 Keutamaannya
3
Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan
4
Rais Aam PBNU Kiai Miftach Ingatkan Kekuasaan Bisa Hancur karena Kezaliman
5
Di Penutupan Munas-Konbes NU, Prabowo Sampaikan Kebocoran Kekayaan Negara
6
Gus Yahya: Muktamar Digelar 1-5 Agustus 2026 di Tempat yang Akan Disepakati Bersama
Terkini
Lihat Semua