Nasional

Perkuat Gerakan, Pimpinan Pusat Pergunu Gelar PKPNU

NU Online  ·  Selasa, 24 Juli 2018 | 05:00 WIB

Surabaya, NU Online
Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) menggelar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) angkatan pertama. PKPNU bagi Pergunu ini istimewa sebab dihadiri langsung H As'ad Said Ali selaku instruktur nasional. 

Menurut KH Asep Saifuddin Chalim selaku Ketua Umum Pergunu, bahwa PKPNU digelar agar para guru NU memiliki modal mengajar yang dilandasi Ahlussunnah wal Jamaah atau Aswaja. 

“Para guru harus bisa mengaplikasikan gerakan Aswaja sebagai harakah NU khususnya Pergunu,” kata Kiai Asep Saifuddin Chalim ditemui usai pembukaan PKPNU di Pesantren Amanatul Ummah Surabaya, Senin (23/7).

H As’ad Said Ali dalam sambutannya mengatakan sebagai warga negara Indonesia, khususnya warga NU harus siap membela negara. Baik itu diminta ataupun tidak. Terlebih bagi guru NU. “Saat ini Indonesia kehilangan keteladanan. Siswa melawan guru, siswa melawan orang tua. Maka dari itu guru NU harus berada di garda terdepan,” katanya.

Selain itu Wakil Ketua Umum PBNU masa khidmat 2010-2015 ini mengatakan bahwa NU harus hadir dan berada di depan dalam urusan negara, termasuk berpolitik. Kalau NU alpa, maka negara akan dikuasai mereka di luar NU. “Bisa-bisa negara akan bubar. Makanya NU harus hadir dan terlibat soal politik,” ungkapnya.

Selain itu, H As’ad juga menyinggung masalah ekonomi NU yang lebih banyak bergantung kepada bantuan. Karenanya perlu disuarakan kemandirian. “Kemarin ada gerakan koin NU yang dikirab dari Banten sampai Banyuwangi, itu bagus. Dan kegiatan serupa perlu digalakkan di berbagai cabang se-Indonesia,” ungkapnya. 

Baginya, kekuatan NU berada di pesantren. Juga NU secara struktur, dan ajaran-ajarannya di masyarakat luas. Kelompok terakhir ini dikenal dengan istilah NU kultural. Sedangkan organisasi NU dikenal struktural. Gerakan NU harus didorong di struktur agar bisa bermanfaat kepada umat. “Ini bagian dari tugas dari kader penggerak untuk menata organisasi,” tutupnya. (Rof Maulana/Ibnu Nawawi)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang