Pertamina dan Lanal Dukung Pembentukan Kampung Bahari Nusantara di Kutawaru Cilacap
NU Online · Jumat, 21 Mei 2021 | 12:35 WIB
Cilacap, NU Online
Pertamina Kilang Cilacap berkolaborasi dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) bersepakat menjadikan Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah sebagai Kampung Bahari Nusantara (KBN). Hal tersebut dikemukakan dalam kegiatan silaturahmi dan sosialisasi KBN di Aula Kelurahan Kutawaru pada Ahad (20/5/2021).
Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Kilang Cilacap, Hatim Ilwan menerangkan, Kutawaru sebagai wilayah terdekat dengan operasional kilang menjadi target penting pembinaan.
"Kami memiliki tanggung jawab besar dengan tetangga terdekat ini. Maka berbagai program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat sudah kami gulirkan dari dulu untuk warga Kutawaru," jelasnya.
Danlanal Cilacap, Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo menerangkan KBN merupakan konsep wisata bahari terpadu dengan memanfaatkan berbagai potensi yang sudah ada.
"Ini adalah tindak lanjut MoU Panglima TNI dengan Mendagri tentang pemberdayaan potensi kelautan serta implementasi program Kasal tentang pembentukan Kampung Bahari Nusantara di jajaran Pangkalan TNI AL," kata Sugeng.
Dari beberapa kelurahan yang disurvei, Kutawaru memenuhi lima aspek KBN, yakni aspek pertahanan, edukasi, perekonomian, pariwisata, dan kesehatan. Pihaknya juga memastikan keberadaan Lanal tidak menghambat apa yang menjadi program dari pemerintah.
"Lanal justru mendorong apa yang sudah dicapai kelurahan ini bersama para stakeholder terkait, termasuk Pertamina," tegas Danlanal.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Cilacap, Hero Harjanto menyambut antusias konsep wisata KBN sebagai masa depan Kutawaru.
"Dulu Kutawaru ini tidak banyak yang melirik, bahkan lebih dikenal dengan nama Jojok. Namun saat ini, kehadiran Lanal Cilacap bersama Pertamina dan stakeholder lain akan semakin mendorong kemajuan Kutawaru," tutupnya.
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua