PMII Gelar Kongres Ke-20 di Balikpapan April 2020
NU Online · Sabtu, 11 Januari 2020 | 12:30 WIB
Abdul Rahman Ahdori
Kontributor
Ketua Panitia Kongres XX PMII Muhammad Zeni Syargawi mengatakan, Kongres PMII membahas prinsip-prinsip dasar berorganisasi dan memperkuat peranan mahasiswa PMII untuk bangsa, negara dan agama.
Sebagai tahapan awal, pihaknya telah melakukan pertemuan-petemuan jajaran pengurus harian PB PMII dan Panitia Kongres XX untuk mempersiapkan hal-hal penting yang dibutuhkan saat kongres berlangsung.
“Saat ini, seluruh persiapan terus dilakukan dan akan berlangsung sampai beberapa hari menjelang kongres digelar. Selain itu, rangkaian Pra-Kongres juga telah dimasifkan misalnya Sayembara Logo Kongres yang melibatkan seluruh kader PMII dari Sabang sampai Merauke,” katanya kepada NU Online, Sabtu (11/1) sore.
Ia menjelaskan, sayembara dibuka khusus untuk kader PMII sejak 3-5 Januari 2020 lalu, ada 306 logo yang masuk ke panitia. Setelah dilakukan seleksi ketat, terpilihlah satu logo yang menjadi logo resmi Kongres XX PMII.
"Ada 10 logo yang kita nobatkan sebagai logo terbaik, juara I mendapat hadiah Rp 1 juta sekaligus kita jadi logo resmi,” tuturnya.
Zeni menambahkan, pihaknya sengaja membuat sayembara agar seluruh kader dapat berpartisipasi dalam kegiatan kongres yang digelar rutin setiap dua tahun sekali itu.
"Kami bangga karena ternyata kader PMII kreatif dan semangat menyambut Kongres XX PMII yang kebetulan lokasinya adalah calon Ibu Kota Negara. Adapun, sayembara logo dimenangkan Mahbub Junaidi, dia adalah kader PMII Jember Jawa Timur,” ungkapnya.
Pewarta: Abdul Rahman Ahdori
Terpopuler
1
Besok Rebo Wekasan, Berikut Amalan dan Doa yang Dianjurkan
2
Alma Esbeye Siap Tampil Meriahkan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
3
Ngaji Al-Hikam, Perlu Fase Menepi dari Ketenaran dalam Hidup
4
Muktamar Ke-35 NU Bahas Revisi UU Sisdiknas dan Ketenagakerjaan, hingga Qanun Jinayat Aceh
5
Muktamar ke-35 NU Bahas Hukum DNA, Kripto, hingga Pasang Chip di Otak
6
Indonesia Peringkat Kedua Kasus DBD Terbesar di Dunia, PDNU Nilai Pencegahan Belum Optimal
Terkini
Lihat Semua