Prabowo Lantik Pimpinan BGN dan Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Buruh
NU Online · Senin, 8 Juni 2026 | 17:30 WIB
Pelantikan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN dan Said Iqbal sebagai Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Jakarta, Senin (8/6/2026). (Foto: tangkapan layar kanal Youtube Sekretariat Presiden)
Haekal Attar
Penulis
Jakarta, NU Online
Presiden Prabowo Subianto telah resmi melantik Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang beserta dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono. Selain itu, Ia juga mengangkat Penasehat Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/6/2026).
Pengangkatan tiga pimpinan BGN tersebut berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 18/M tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BGN dan pemberhentian Wakil Kepala BPKP.
Sementara Said Iqbal ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 58/P Tahun 2026 Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo memandu pengucapan sumpah jabatan yang kemudian diikuti oleh keempat pejabat tersebut.
"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara," kata mereka mengikuti Presiden Prabowo.
"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," sambungnya.
Usai pelantikan, keempatnya langsung bersalaman dengan sejumlah pejabat lain dan ke pihak keluarga yang telah menemani dalam prosesi pembacaan sumpah jabatan itu.
Diketahui, Nanik dan dua wakilnya diangkat selepas Mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama dua wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah dicopot dari jabatannya oleh Presiden Prabowo pada Selasa (2/6/2026) malam.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan pencopotan Dadan terkait dugaan praktik jual-beli titik satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur makan bergizi gratis alias MBG dalam proses audit di lingkup internal.
"Semua sedang dalam proses audit internal. Itu adalah bagian dari, sekali lagi kami sampaikan, bagian dari monitoring dan evaluasi terus-menerus yang kami lakukan,” ucap Prasetyo, Rabu (3/6/2026).
Terkait Said Iqbal, Prasetyo melihat bahwa Presiden Prabowo ingin segera menyelesaikan persoalan kesejahteraan para buruh.
"Komitmen Bapak Presiden semenjak satu tahun yang lalu untuk terus bersama-sama kita mencari formula-formula untuk memastikan masalah tenaga kerja dan masalah kesejahteraan buruh itu menjadi prioritas dari pemerintah," ujarnya, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Pesantren Al-Falah Ploso Kediri sebagai Lokasi Pembukaan Munas-Konbes NU 2026
2
Ini Lafal Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah
3
TNI-Polri Hadang Massa Aksi BEM UI yang Hendak Menuju Bundaran HI
4
Selain TNI-Polri, Komcad Juga Disiagakan saat Aksi Indonesia Bangkrut
5
Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Pengerahan TNI dan Komcad dalam Aksi Indonesia Bangkrut
6
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Hari Ini, Berikut Tuntutannya
Terkini
Lihat Semua