Prof Maksum Optimis Lima Tahun Kedua Unusia akan Lebih Progresif
NU Online · Kamis, 16 September 2021 | 12:15 WIB
Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) masa khidmat 2015-2021, Prof H Maksum Machfoedz. (Foto: Tangkapan layar NU Channel)
Nuriel Shiami Indiraphasa
Kontributor
Jakarta, NU Online
Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) masa khidmat 2015-2021, Prof H Maksum Mahchfoedz menyatakan optimismenya terkait perkembangan Unusia lima tahun ke depan. Ia menilai Unusia akan mampu menjadikan tahun ke depan sebagai tahun yang progresif di bawah kepemimpinan Rektor Baru, Juri Ardriantoro.
“The second five year (lima tahun kedua) harus progressing,” katanya pada pelantikan rektor baru masa khidmat 2021-2025 di Gedung PBNU Jalan Kramat Raya Jakarta, Kamis (16/9).
Di bawah kepemimpinan Juri Ardiantoro dan segenap jajaran dekan serta tenaga pengajar yang berkompeten lainnya, ia optimis Unusia akan berkembang pesat.
“Hari ini sudah pasti hebat, dengan pak Juri, dengan anak-anak muda semuanya. Semuanya progressing luar biasa. Progressing-nya sudah jelas, road map sudah jelas ke depan, dan itulah yang akan kita tuju,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, ia pun mengisahkan perkembangan Unusia pada lima tahun pertama. Ia merasakan sulitnya mengatasi segala kendala dan situasi dalam keterbatasan dan kekurangan. Hingga dapat bertahan sejauh saat ini, dengan perubahannya dari Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) menjadi Unusia, Prof Maksum menyebut sebagai pencapaian yang sangat baik.
“Lima tahun pertama, kami berkutat pada kehidupan, ‘la yamutu wala yahya’,” ungkap Prof Maksum sembari menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kiai Said atas kepercayaan terhadapnya untuk mengelola Unusia.
Sejalan dengan harapan Prof. Maksum, Juri Ardriantoro juga menyampaikan harapan terkait perkembangan Unusia yang diinginkan di bawah kepemimpinannya. “Melanjutkan Prof Maksum, kami ingin dari sisi akademik bisa bergerak lebih cepat dan mencari sumber dukungan untuk membuat seluruh tenaga pendidik Unusia mencapai gelar akademik yang tinggi,” ungkapnya.
“Secara fisik, kami ingin memperbaiki dan memperjuangkan. Pelan-pelan kami menambahkan smart green, satu lab untuk agroindustri. Matraman juga sedang dalam perluasan. Kita juga sudah punya lab komputer. Sekali lagi mohon doa, dukungan. Kita semua akan berjuang untuk membuat Unusia lebih baik dan lebih maju,” imbuhnya.
Hadir pada acara tersebut Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj, Sekertaris Jendral PBNU H Helmy Faishal Zaini, dan beberapa pengurus PBNU lainnya.
Kontributor: Nuriel Shiami Indiraphasa
Editor: Muhammad Faizin
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
4
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
5
Cara Penguburan Ikan Sapu-Sapu oleh Pemprov DKI Dapat Kritik dari MUI
6
Benarkah Pendiri PMII Hanya 13 orang?
Terkini
Lihat Semua