Nasional

Puasa Syawal 6 Hari Setara Pahala Puasa Setahun, Berikut Niatnya

NU Online  ·  Kamis, 19 Maret 2026 | 22:00 WIB

Puasa Syawal 6 Hari Setara Pahala Puasa Setahun, Berikut Niatnya

Puasa Syawal. (Foto: NU Online)

Jakarta, NU Online

Puasa di Bulan Ramadhan perlu disempurnakan dengan puasa selama enam hari di Bulan Syawal. Sebab, pahala puasa sunnah selama 6 hari di bulan kesepuluh ini setara dengan puasa setahun.


Puasa sunnah Syawal pada tahun 1447 H ini mulai boleh dilaksanakan pada Ahad, 2 Syawal 1447 H atau bertepatan dengan 22 Maret 2025.


Hal yang tak boleh dilewat dalam beribadah adalah niat dalam hati. Sebab, niat ini menentukan sah dan tidaknya puasa Syawal, sekalipun hukumnya sunnah. Untuk memantapkan hati tersebut, ulama menganjurkan seseorang untuk melafalkan niatnya dengan lisan.


Berikut lafal niat puasa Syawal:


نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّهِ تَعَالَى


Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwali lillahi ta‘âlâ.


Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah.”


Ustadz Alhafiz Kurniawan menjelaskan, sebagian ulama mengharuskan ta'yin atau menyebut ‘puasa sunnah Syawal’ saat niat di dalam batinnya, sedangkan sebagian ulama lain menyatakan bahwa tidak wajib ta’yin. Hal ini sebagaimana ia tulis dalam artikelnya berjudul Lafal Niat Puasa Syawal dan Ketentuan Waktunya mengutip penjelasan Imam Ibnu Hajar al-Haitami dalam Tuhfatul Muhtaj fi Syarhil Minhaj.


Adapun pelaksanaan niat puasa Syawal dimulai dari masuknya Maghrib. Berbeda dengan puasa wajib, niat puasa Syawal ini masih boleh dilakukan di pagi hari hingga sebelum Zhuhur. Hal ini dengan catatan belum makan, minum, dan belum melakukan hal-hal lain yang membatalkan puasa, terhitung sejak terbit fajar pada hari berpuasa itu.


"Orang yang mendadak di pagi hari ingin mengamalkan sunnah puasa Syawal, diperbolehkan baginya berniat sejak ia berkehendak puasa sunnah saat itu juga. Karena kewajiban niat di malam hari hanya berlaku untuk puasa wajib," tulis Wakil Sekretaris LBM PBNU itu, dikutip NU Online, Jumat (20/3/2026).


Adapun seseorang yang berniat di pagi hari hingga sebelum Zhuhur, dianjurkan membaca lafal niat berikut ini:


 نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى


Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwali lillahi ta‘âlâ.


Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah."

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang