Rais Syuriyah NU DIY: ISNU Harus Pertahankan Idealisme
NU Online · Rabu, 3 Juli 2013 | 13:01 WIB
Yogyakarta, NU Online
Rais Syuriyah PWNU Yogyakarta (DIY) KH Azhari Abta berharap Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) sebagai organisasi intelektual kampus tetap mampu mempertahankan idealisme. “ISNU harus tetap pada idealisme. Jangan mau digiring ke sana ke mari,” tuturnya.<>
Demikian disampaikan Kiai Azhari Abta pada acara pelantikan PW ISNU DIY Ahad malam (30/6) lalu di gedung Wanitatama.
Banyaknya oknum yang mencoba memanfaatkan massa NU yang banyak, juga menjadi keresahan salah satu pengasuh Pesantren Krapyak ini.
Hal ini tampak dalam imbauannya kepada pengurus ISNU dan intelektual NU secara umum agar mereka tidak memanfaatkan jumlah massa NU yang mayoritas di Indonesia ini demi kepentingan pribadi, lebih-lebih dalam ranah politik. Justru yang perlu dilakukan, menurutnya, adalah sebaliknya.
“Kita akan memberi kepada massa, bukan memanfaatkan massa. Kita berbakti kepada massa. Kita memberi kepada massa, bukan meminta-minta pada mereka,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga menghimbau agar ISNU tidak seperti mayoritas organisasi yang ada. “Karena ini organisasi orang pintar, cerdas, maka jangan seperti mayoritas kita.”
Di akhir sambutannya, pihaknya berharap agar NU menjadi organisasi yang professional serta solid. “Saya berharap NU akan menjadi organisasi yang baik, yang solid. Bukan hanya organisasi yang bisa tahlilan saja,” imbuhnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Nur Hasanatul Hafshaniayah
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua