Ramadhan, Makam Gus Dur Jadi Jujugan Politisi Jakarta
NU Online · Sabtu, 11 Agustus 2012 | 02:48 WIB
Jombang, NU Online
Makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang berada di komplek Pesantren Tebuireng Jombang tidak pernah sepi dari peziarah. Ribuan peziarah setiap harinya datang dari berbagai daerah. Bahkan, pada bulan puasa Ramadhan ini, peziarah tidak hanya masyarakat biasa, Para politisi nasional pun menyempatkan berziarah.<>
Tercatat, pada bulan puasa 1433 H, ini politisi nasional seperti Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum bersama Sekjen Edhi Baskoro melakukan ziarah kemakam presiden ke 4 RI, Abdurrahman Wahid, Kamis (9/8). Bahkan tidak hanya dua petinggi partai yang kini banyak disorot media karena kasus korupsi yang menjerat kader partai yang berhasil mengusung SBY menjadi Presiden RI dua periode. Â
Anas juga mengajak beberapa kadernya yang kini duduk di senayan, seperti Qomar, Khotibul Umam Wiranu, KH Mustain Syafi'i dan beberapa anggota DPR termasuk Gubernur Jatim Soekarwo, yang juga ketua DPD Partai Demokrat Jatim ikut serta.Â
Sehari sebelumnya, politisi Jakarta yang juga Capres dari Partai Hanura, Wiranto juga melakukan Ziarah ke Makam Gus Dur.Â
Wiranto yang juga Ketua DPP Partai Hanura ini datang  bersama Subagio HS, koordinator wilayah Jateng Jogja dan Jatim, Ja'far Bajeber Ketua bagian organisasi.Â
"Silaturrahim biasa karena saya kan berteman dengan Gus Sholah sejak lama," ujar mantan Panglima TNI yang pernah menjadi Capres bersama Gus Sholah pada 2004 lalu mengatakan.
Politisi nasional lain yang juga sempat berkunjung ke pesantren Tebuireng adalah, Anis Matta, namun bedanya, jika para politisi Jakarta usai berdiskusi dengan adik kandung Gus Dur kemudian melakukan ziarah, sekjen PKS ini tidak melakukan. Â
Redaktur   : Mukafi Niam
Kontributor: Muslim Abdurrahman
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua