Respons Covid-19, Gus Baha: Selain Ikhtiar Medis, Kita Harus Memperbanyak Istighfar
NU Online · Senin, 23 Maret 2020 | 03:15 WIB
"Saya berharap selain kita ikhtiar medis, kita harus memperbanyak istighfar. Bagaimana pun semua itu dari Allah subhanahu wa ta'ala," kata Gus Baha.
"Kita menghormati negara dengan ikhtiarnya, tapi saya mohon sekali kita juga istighfar karena semua itu ditentukan oleh Allah," katanya menegaskan.
Pada awal Maret, Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya dua orang Indonesia yang positif virus corona atau Covid-19. Seiring berjalannya waktu, persebaran Covid-19 terus meningkat.
Sejumlah tokoh agama Islam, seperti Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan Rais ‘Aam Idaroh Aliyah Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al Mu'tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya merespons virus yang pertama kali melanda China ini.
Hingga berita ini ditulis, data dari website KawalCovid-19 menunjukan bahwa jumlah kasus di Indonesia yang terkonfirmasi sebanyak 514 dengan rincian 437 dalam perawatan, 29 sembuh, dan 48 meninggal.
Jumlah kasus itu tersebar di 17 provinsi dengan rincian penyebarannya yaitu DKI Jakarta (267), Jawa Barat (55), Banten (43), Jawa Timur (26), Jawa Tengah (14), Kalimantan Timur (9), Bali (3), DIY (5), dan Kepulauan Riau (4).
Kemudian Kalimantan Barat (2), Kalimantan Tengah (2), Sulawesi Utara (2), Sumatera Utara (2), Sulawesi Tenggara (3), Sulawesi Selatan (2), Lampung (1), Riau (1), Â serta dalam proses verifikasi di lapang sebanyak 10 kasus.
Pewarta: Husni Sahal
Terpopuler
1
PBNU Finalisasi SK Kepengurusan Peserta Muktamar Ke-35 dan Road Map NU 25 Tahun
2
Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU
3
Hukum Lomba Mancing Berbayar di Kolam
4
Prediksi Cuaca 3-9 Juli 2026:Kemarau Berlanjut, Hujan Masih Mengiringi Sebagian Wilayah Indonesia
5
Lokasi Muktamar NU dari Masa ke Masa (Bagian Pertama-Masa Kolonial)
6
Suluk Kajen Diresmikan, Siap Jadi Pusat Riset Manuskrip dan Pemikiran Syekh Ahmad Mutamakkin
Terkini
Lihat Semua