Jakarta, NU Online
Pengurus Pusat Rabithah Maâahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) atau Asosiasi Pesantren NU mengapresiasi kegiatan mengaji Ramadhan (ngaji pasaran) yang serentak diselenggarakan di seluruh pesantren NU di Indonesia. RMI berharap aktifitas positif ini dapat terus dikembangkan.<>
âSaya kira program semacam itu bagus dan perlu digalakkan,â pinta Ketua PP RMI NU KH Amin Haidari, Selasa (7/8), di Jakarta. Menurutnya, kelebihan dari ngaji pasaran terletak pada spesifikasi kajian kitab yang umumnya belum termuat dalam kurikulum reguler. Apalagi, pengajian mampu menyelesaikan sejumlah kitab kuning dalam waktu yang relatif singkat.
Dalam tradisi ngaji pasaran, pesantren biasanya meliburkan materi pelajaran rutin. Namun, kegiatan di dalamnya justru kian padat lantaran penghuninya akan berlomba menyemarakkan bulan suci, baik dengan belajar kitab kuning maupun praktik ubudiyah lain.Â
Ngaji pasaran, kata Amin, juga membuka kesempatan bagi pelajar luar untuk mengaji di luar lembaga atau pesantren yang disinggahi selama ini. Dengan demikian, mereka akan mendapat pengalaman baru, di samping berkah pengetahuan dari pengajian yang mungkin belum disentuh di luar Ramadhan.
RMI NU menyarankan, âpesantren kilatâ yang selama ini dikenal seyogianya dilaksanakan di pesantren. Hal ini dimaksudkan agar kualitas pelajaran yang diterima dapat dipertanggungjawabkan.Â
âKalau ada yang kurang (bermutu) di pesantren-pesantren kilat, ya mungkin karena masalah di SDM-nya,â tandasnya.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis  : Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua