RMI PBNU Bekali 26 Santri dalam Persiapan Studi di Maroko
NU Online · Senin, 18 Mei 2026 | 17:00 WIB
Yogyakarta, NU Online
Rabithah Ma'ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) kembali menggelar program Inkubasi Beasiswa Santri PBNU ke Maroko di Kompleks Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum, Yogyakarta, pada Ahad (17/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 26 Santri yang berasal dari Aceh hingga Jawa Timur. Semuanya akan mengikuti program yang berlangsung mulai 18 Mei hingga 7 Juni 2026 ini.
Program inkubasi ini dirancang khusus untuk mempersiapkan para santri yang telah lolos beberapa rangkain seleksi dan akan menghadapi seleksi terakhir yakni Muqobalah dengan Kementerian Wakaf Kerajaan Maroko. Melalui program intensif ini, para peserta akan dibekali dengan penguatan bahasa Arab, pemahaman keilmuan Islam (turats), serta wawasan kebangsaan.
Dalam sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum KH Hilmy Muhammad memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya program inkubasi ini di Pondok Pesantren Krapyak.
Ia berpesan kepada para peserta inkubasi agar senantiasa memanfaatkan waktu dan kesempatan dengan baik, agar tidak hanya siap dalam menghadapi muqobalah, namun juga selalu menjadi Santri dan pembelajar yang sukses dalam berproses.
“Innamal insaan, majmuu’atun min al-awqoot, kita adalah sekumpulan dari waktu-waktu. Waktu yang kita gunakan akan membentuk kepribadian dan kemampuan kita” ujar Katib Syuriyah PBNU itu.
Sementara itu, Ketua RMI PBNU KH Hodri Ariev menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Krapyak yang telah dua kali menjadi lokasi Inkubasi.
Ia juga berpesan bahwa tempat belajar memiliki pengaruh penting pada kualitas akademisi dan Maroko merupakan salah satu tempat belajar terbaik. Sebab, Maroko tidak hanya memiliki khazanah keilmuan yang luas, melainkan juga tempat pertemuan berbagai budaya dan peradaban.
Acara ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH Nasikh Ridwan, Anggota RMI PBNU. Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi seluruh pihak yang terlibat dalam acara ini.
Acara pembukaan ini dihadiri langsung oleh jajaran pengasuh Pondok Pesantren Krapyak, antara lain KH Hilmy Muhammad Hasbullah, Ibu Nyai Hj Nur Hasanah Abdullah, dan Ibu Nyai Maya Fitria Hasbullah. Hadir pula dari jajaran RMI PBNU, Ketua RMI PBNU KH Hodri Ariev, Anggota RMI PBNU KH Nasikh Ridwan, dan Ketua PW RMI DIY KH Muhammad Nilzam Yahya.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua