Rombongan Kirab Hari Santri Disambut Semarak di Tugu Proklamasi
NU Online · Kamis, 22 Oktober 2015 | 04:56 WIB
Jakarta, NU Online
Sekitar 50 orang rombongan Kirab Hari Santri dan Resolusi Jihad NU akhirnya tiba di Tugu Proklamasi, Jakarta, Kamis (22/10), tepat pada puncak peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2015.
<>
Mereka yang menempuh perjalanan sejak 18 Oktober lalu dari Tugu Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, ini disambut meriah ribuan pelajar-santri dari berbagai sekolah dan pondok pesantren di Jabodetabek, serta para kader IPNU dan IPPNU. Kibaran bendera Merah Putih dan Nahdlatul Ulama terlihat di berbagai sudut.
Rombongan Kirab Hari Santri sebelumnya  menempuh perjalanan menggunakan empat bus mini dan singgah di sejumlah titik di kawasan Pantura. Mereka melakukan ziarah ke makam tokoh-tokoh NU, silaturahim ke kiai-kiai dan pesantren, serta membacakan teks Resolusi Jihad dan Ikrar Santri.
Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam orasinya menegaskan bahwa Hari Santri tidak monopoli milik murid-murid pesantren, melainkan seluruh umat Islam Indonesia yang mempunyai kesamaan spirit kebangsaan. "Insyaallah ini akan ekspor ke luar negeri. Kita tunjukkan Islam Indonesia punya ciri khas," ujarnya.
Hadir dalam kesempatan ini Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Rais Aam PBNU KH Ma'ruf Amin bersama pengurus syuriyah dan tanfidziyah PBNU lain, para pimpinan ormas Islam, para pimpinan badan otonom NU, para kiai, serta beberapa kelompok pasukan TNI.
KH Ma'ruf Amin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang sudah menandatangani penetapan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober dan mendeklarasikannya Kamis (22/10) siang ini. Menurutnya, Resolusi Jihad mesti direvitalisasi maknanya sesuai dengan kekinian, dari jihad perang menjadi jihad perbaikan bagi kehidupan bangsa Indonesia. (Mahbib)
Terpopuler
1
Pemerintah Nonaktifkan 13,5 Juta Peserta PBI JKN, Mensos Gus Ipul: Dialihkan ke Warga Lebih Miskin
2
Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Ramadhan pada 17 Februari 2026 dengan Didahului Edukasi Pengamatan Hilal
3
Menkeu Purbaya Heran Anggaran Kesehatan Naik Malah Berujung Penonaktifan PBI JKN
4
Kasus Bunuh Diri Siswa SD Tunjukkan Ketidakberpihakan Negara terhadap Rakyat Kecil
5
Paripurna DPR Setujui 8 Calon Anggota Baznas Periode 2026-2031
6
120 Ribu Pasien Terancam, Menkes Peringatkan Risiko Kematian akibat Penonaktifan PBI JKN
Terkini
Lihat Semua