Wapres RI Resmikan Gedung Baru Asrama Institut Ilmu Al-Qur'an Jakarta
NU Online · Kamis, 5 Maret 2020 | 08:00 WIB
"Selamat kepada IIQ yang telah mendapatkan gedung baru. Bukan karena kebakaran, tapi dibangun setelah terjadi kebakaran," kata Kiai Ma’ruf.
Kiai Maruf meresmikan tiga gedung baru asrama mahasiswi sekaligus, Gedung Rusunawa Hj Harwini Joesoef, Gedung KH Ibrahim Hosen, dan Gedung BLK IIQ.
Tampak hadir Ketua MPR RI (1999-2004) Akbar Tanjung, Menakertrans RI Hj Ida Fauziyah, Menteri Agama (2014-2019) H Lukman Hakim Saifuddin, Wakil Ketua MPR RI (2019-2024) Jazilul Fawaid, Walikota Tangsel Hj Airin Rachmi Diany, dan Forkomda.
“Kalau di dalam Al-Qur'an 'Bisa jadi apa yang tak kamu sukai, justru baik untuk kamu...'. Kebakarannya tidak disukai, tapi setelahnya mendapat gedung baru. Kebakarannya satu, dapatnya tiga gedung baru. Dan masih minta tambah,” kata Kiai Ma’ruf disambut tawa ratusan hadirin.
Adapun Rektor IIQ Jakarta Hj Huzaemah Tahido Yanggo menyampaikan bahwa peresmian ini merupakan bentuk syukur keluarga besar IIQ Jakarta. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas kontribusinya dalam pembangunan tiga gedung baru tersebut.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi membangun gedung-gedung baru IIQ Jakarta pascakebakaran yang menghancurkan bangunan asrama mahasiswi yang terjadi pada 12 Oktober 2018 lalu,” kata Prof Khuzaimah.
Penamaan salah satu gedung dengan nama KH Ibrahim Hosen, kata Prof Khuzaimah yang juga guru besar perbandingan hukum Islam, merupakan bentuk apresiasi atas jerih payah almarhum Kiai Ibrahim dalam membangun IIQ Jakarta. Sedangkan Gedung Hj Harwini Joesoef merupakan penghargaan atas ketulusan dan jerih payahnya dalam memimpin yayasan IIQ Jakarta sebelum ketua yayasan yang sekarang.
Pewarta: Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua