Nasional

Ziarahi Makam Rasulullah, Sampaikan Salam dengan Lafal Berikut

NU Online  ·  Rabu, 29 April 2026 | 08:00 WIB

Ziarahi Makam Rasulullah, Sampaikan Salam dengan Lafal Berikut

Area pemakaman Rasulullah saw di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. (Foto: MCH)

Jakarta, NU Online

Puluhan ribu jamaah haji Indonesia telah tiba di Kota Madinah. Salah satu destinasi utama saat di kota tersebut adalah Masjid Nabawi yang di dalamnya terdapat Raudhah dan Makam Rasulullah saw.


Memasuki Masjid Nabawi di Kota Madinah, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa masuk masjid. Lalu, peziarah makam Rasulullah dianjurkan untuk mengerjakan shalat sunnah Tahiyyatul Masjid sebanyak dua rakaat terlebih dahulu. 


Setelah itu, peziarah barulah mendekati makam Rasulullah saw di dalam Masjid Nabawi itu. Setelah mulai mendekat, peziarah dianjurkan untuk menyampaikan salam kepada Rasulullah.


Imam Nawawi menulis salam khusus tersebtu dalam kitab Al-Adzkar An-Nawawiyah. Hal ini termaktub dalam artikel Ustadz Alhafiz Kurniawan berjudul Salam dan Doa di Makam Rasulullah, dikutip NU Online pada Rabu (29/4/2026). 


Adapun lafal salam yang dimaksud adalah sebagai berikut.


السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُوْلَ اللهِ، السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا خِيْرَةَ اللهِ مِنْ خَلْقِهِ، السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا حَبِيْبَ اللهِ، السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا سَيِّدَ المُرْسَلِيْنَ وَخَاتَمَ النَّبِيِّيْنَ، السَّلَامُ عَلَيْكَ وَعَلَى آلِكَ وَأَصْحَابِكَ وَأَهْلِ بَيْتِكَ وَعَلَى النَّبِيِّيْنَ وَسَائِرِ الصَّالِحِيْنَ:


أَشْهَدُ أَنَّكَ بَلَّغْتَ الرِّسَالَةَ، وَأَدَّيْتَ الأَمَانَةَ، وَنَصَحْتَ الأُمَّةَ، فَجَزَاكَ اللهُ عَنَّا أَفْضَلَ مَا جَزَى رَسُوْلًا عَنْ أُمَّتِهِ


Assalāmu ‘alayka yā rasūlallāh, assalāmu ‘alayka yā khīratallāh min khalqih, assalāmu ‘alayka yā habīballāh, assalāmu ‘alayka yā sayyidal mursalīn wa khātaman nabiyyīn, assalāmu ‘alayka wa ‘alā ālika wa ashhābika wa ahli baytika, wa ‘alan nabiyyīna wa sā’iris shālihīn:


Asyhadu annaka ballaghtar risālah, wa addaytal amānah, wa nashahtal ummah, fa jazākallāhu ‘annā afdhala mā jazā rasūlan ‘an ummatih.


Artinya: "Salam sejahtera bagimu wahai Rasulullah, salam sejahtera bagimu wahai makhluk pilihan Allah, salam sejahtera bagimu wahai kekasih Allah, salam sejahtera bagimu wahai penghulu para rasul dan penutup para nabi, salam sejahtera bagimu, keluargamu, sahabatmu, anggota keluargamu, para nabi, dan semua orang saleh.


Aku bersaksi bahwa engkau telah menyampaikan risalah, menunaikan amanah, menasihati umat. Semoga Allah memberikan ganjaran kepadamu atas (jasa membimbing) kami melebihi ganjaran-Nya untuk rasul lain atas umatnya.”


Ustadz Alhafiz menjelaskan bahwa setelah memberi salam kepada Rasulullah saw, peziarah dianjurkan memberi salam juga kepada Sayyidina Abu Bakar ra dan Sayyidina Umar bin Khattab ra yang dimakamkan di area yang sama.


Tidak hanya itu, ia juga menganjurkan peziarah untuk melanjutkan dengan tawasul dan memohon kebaikan untuk dirinya, kedua orang tuanya, sahabatnya, semua orang yang berbuat baik kepadanya, dan seluruh umat Islam.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang