Innalillahi, KH Fuad Mun'im Djazuli Ploso Kediri Wafat
NU Online · Sabtu, 17 Oktober 2020 | 01:48 WIB
Syaifullah Ibnu Nawawi
Kontributor
Kediri, NU Online
Innalillahi wainna ilahi rajiun. Kembali keluarga besar pesantren dan Nahdlatul Ulama berduka. Pada hari ini, Sabtu (17/10), KH Fuad Mun’im Djazuli selaku Pengasuh Pondok Pesantren Ploso, Mojo, Kediri, Jawa Timur wafat.
Kepastian meninggalnya Kiai Fuad disampaikan sejumlah kalangan baik di grup WhatsApp dan media sosial. Kabar juga disampaikan sejumlah alumni dari berbagai daerah.
Menurut pihak keluarga, almarhum sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Darmo, Surabaya. Akan tetapi pada pukul sekitar 03.15 WIB meninggal dunia.
Kiai yang merupakan adik kandung dari KH Hamim Tohari Djazuli atau Gus Miek tersebut dikenal sebagai pengampu sejumlah kitab rujukan di Pesantren Ploso. Beberapa alumni pesantren setempat memberikan kesaksian terkait kealiman dan dedikasi almaghfurlah, KH Fuad Mun’im Djazuli.
"Kepada beliau saya sering ngaji mukaddimah Fathul Qarib,” kata Ustadz Ma'ruf Khozin, Ketua Aswaja NU Center Jawa Timur di akun Facebooknya.
Demikian pula alumni Pesantren Ploso lainnya, Ahmad Karomi yang kini menjadi Sekretaris Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Ta'lif wa-Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Jawa Timur berharap ziyadah doa untuk almarhum.
"Ya Allah, romo Kiai Fuad Mun'im Djazuli Ploso Kediri kapundut. Nyuwun shalat ghaib lan doa fatihah kagem beliau. Ighfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu anhu," kata Ahmad Karomi.
Kepada kaum Muslimin dan juga warga NU, dimohon menyempatkan untuk berkirim bacaan surat al-Fatihah dan shalat ghaib untuk almarhum.
Pewarta: Ibnu Nawawi
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua