Kabar Duka: Prof Ahmad Syafiq, Pengurus Lembaga Kesehatan PBNU Wafat
NU Online · Jumat, 12 Desember 2025 | 08:53 WIB
Prof Ahmad Syafiq, pengurus LK PBNU dan Guru Besar UI. Ia wafat pada Jumat (12/12/2025) pagi. (Foto: dok. istimewa)
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Anggota Lembaga Kesehatan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LK PBNU) Prof Ahmad Syafiq wafat. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI) Depok, Jawa Barat, pada Jumat (12/12/2025) pukul 07.00 WIB.
"Inna lillahi wa inna ilaihi roji'uun. Mohon doanya untuk kakak saya Ahmad Syafiq meninggal dunia pagi ini pukul 07.00 WIB di RSUI," kata Ahmad Rafiq, adiknya, pada Jumat (12/12/2025).
Rafiq memohon doa untuk almarhum. "Semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala dosanya dan diterima segala amal kebaikannya. Aamiin ya robbal 'aalamiin," pungkasnya.
Almarhum wafat dalam usia 56 tahun. Ia lahir pada 4 Agustus 1969. Jenazah almarhum akan dibawa ke Masjid Universitas Indonesia pukul 11.00 WIB. Lalu dishalatkan.
Setelah dishalatkan, jenazah akan dimakamkan di Kober, Depok sore ini. Sebelumnya,jenzah akan disemayamkan dahulu di kediaman almarhum, Mawar Residence.
Profil Syafiq
Syafiq merupakan Guru Besar di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Almarhum dikukuhkan pada November 2024 lalu. Pada pengukuhan itu, ia menyampaikan pidato ilmiah berjudul Gizi Kesehatan Masyarakat: Filosofi dan Praktik.
Ia menamatkan studi sarjananya di Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam bidang ilmu gizi. Ia melanjutkan studi masternya di Universitas Indonesia, sebelum meraih doktornya dari Universitas Queensland Australia.
Di UI, Syafiq pernah diamanahi sebagai Direktur Pengembangan Karier Lulusan dan Hubungan Alumni UI. Sebelumnya, ia juga menjabat sebagai Direktu Abdurrahman Wahid Center for Peace and Humanities Universitas Indonesia (AWCPHUI).
Almarhum lahir dari kedua orang tua yang berasal dari Pondok Buntet Pesantren. Ia tumbuh di Bandung, Jawa Barat, mengikuti dinas ayahnya yang merupakan perwira Angkatan Darat.
Meski demikian, Syafiq tak meninggalkan darahnya sebagai orang pesantren. Ia pun pernah turut mengaji di Pesantren Krapyak, di bawah bimbingan KH Ali Maksum, Rais Aam PBNU 1981-1984. Hal itu amat terkenang dalam dirinya hingga disampaikan dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar UI.
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua