Pesantren Arahkan Tingkah Laku Para Santrinya
NU Online · Selasa, 15 April 2014 | 01:03 WIB
Probolinggo, NU Online
Pendidikan yang telah diajarkan oleh kiai, ustadz dan ustadzah di pondok pesantren menjadikan akhlak dan tingkah laku para santri selalu terarah sesuai ajaran agama Islam serta akidah Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).<>
Demikian disampaikan oleh Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo H. Hasan Aminuddin saat menghadiri pengajian umum dalam rangka haul Al Arifbillah KH. Khozin bin Syamsul Mu’in ke-17 yang digelar oleh Pesantren Nahdlatut Tholibin Desa Sumendi Kecamatan Tongas, Ahad (13/4).
“Materi pendidikan yang diajarkan oleh para ustadz dan ustadzah di pesantren tidak kalah dengan materi yang diajarkan di sekolah-sekolah lain. Para wali santri hendaknya istiqomah niatkan ibadah kepada Allah SWT untuk menyekolahkan anak-anaknya ke madrasah maupun ke pesantren,” ungkapnya.
Lebih lanjut Hasan menghimbau kepada para santri agar jangan sampai putus atau berhenti untuk menimba ilmu pengetahuan tentang keagamaan maupun ilmu pengetahuan yang lainnya. Sebab bekal ilmu yang dimiliki inilah yang dapat merubah nasib seseorang di masa mendatang.
“Mulyakanlah serta agungkanlah orang tua dan para guru yang telah membimbing dan memberikan pengetahuan sebagai bekal nanti. Para santri inilah sebagai generasi penerus dimasa yang akan datang dan sebagai generasi yang akan meneruskan perjuangan untuk pembangunan di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.
Sementara Pengasuh Pesantren Nahdlatut Tholibin KH. Abdul Hadi Syaifullah mengungkapkan bahwa haul Al Arifbillah KH. Khozin bin Syamsul Mu’in ini istiqomah digelar setiap tahun bersama para ustadz dan ustadzah serta wali santri dengan harapan mendapatkan barokah dan syafaat.
“Semoga apa yang kita dapatkan dalam kegiatan ini dapat dijadikan sebagai bekal tambahan ilmu pengetahuan sebagai pedoman hidup bermasyarakat yang baik dalam menghadapi kemajuan jaman yang modern,” ungkapnya. (Syamsul Akbar/Anam)
Terpopuler
1
Kultum Ramadhan: Keutamaan 10 Malam Terakhir dan Cara Mendapatkan Lailatul Qadar
2
Menurut Imam Ghazali, Lailatul Qadar Ramadhan 1447 H Akan Jatuh pada Malam Ke-25
3
Syed Muhammad Naquib al-Attas: Cendekiawan tanpa Telepon Genggam
4
Makna Keterpilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran
5
Cendekiawan Malaysia Syed Naquib Alatas Meninggal Dunia dalam Usia 94 Tahun
6
Lafal Doa Malam LaiLatul Qadar, Lengkap dengan Latin dan Terjemah
Terkini
Lihat Semua