Logo NU Online Logo NU Online Dark
Lapsus

Warta

Nasional Daerah Internasional Risalah Redaksi Obituari
Fragmen Quran

Keislaman

Khutbah Syariah Sirah Nabawiyah Tafsir Hikmah Nikah/Keluarga
Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan

Lainnya

Cerpen Seni Budaya Ramadhan Pustaka Humor
Logo NU Online Logo NU Online Dark
Lapsus
Warta
Nasional Daerah Internasional Risalah Redaksi Obituari
Fragmen
Quran
Keislaman
Khutbah Syariah Sirah Nabawiyah Tafsir Hikmah Nikah/Keluarga
Opini
Tokoh
Hikmah
Download
Kesehatan
Lainnya
Cerpen Seni Budaya Ramadhan Pustaka Humor
Jatim Jateng Jabar Lampung Jakarta Kepri Banten Jombang
Senin, 2 November 2026
Psikotes NU Online Institute
Tunaikan ZIS di NU Online
Djarum

Ruu App

Lihat Semua
Warta
Hasyim: Kebhinnekaan harus Dipandang dalam Konteks Keindonesiaan

Hasyim: Kebhinnekaan harus Dipandang dalam Konteks Keindonesiaan

Jakarta, NU OnlineRancangan Undang Undang Anti Pornografi dan Pornoaksi (RUU APP) yang segera disahkan tidak akan mengganggu kebhinnekaan Indonesia. Lebih dari itu, kalangan yang menolak RUU APP diharapkan tidak mendefinisikan kebhinnekaan dalam perspektif global. “Kebhinnekaan harus dipandang dalam konteks keindonesiaan. Tidak masalah orang di Irian sana memakai koteka kalau itu sesuai dengan adatnya. Yang nggak boleh itu pake koteka di Pasar Baru. Kalau begini ini namanya kebhinnekaan yang tidak bener,” kata Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Hasyim Muzadi usai menghadiri acara pembukaan Rakernas IV LDNU di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (26/4).

Rabu, 26 April 2006 | 08:31 WIB

Terpopuler

Lihat Semua

1

Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah

2

Kasasi Dikabulkan, MA Batalkan Putusan PTUN Terkait Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran

3

Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo

4

Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia

5

Banjir di Medan Rendam 2.200 Rumah, 7.930 Warga Terdampak

6

Presiden Prabowo: Korupsi dan Penyelewengan adalah Awal Kehancuran Bangsa

Terkini

Lihat Semua
Tasawuf/Akhlak

Tren Gaya Hidup Downgrade, Antara Hidup Hemat dan Anjuran dalam Islam

Senin, 2 November 2026 | 20:00 WIB

Nasional

Kukuhkan Majelis Masyayikh 2026-2031, Menag Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren

Senin, 2 November 2026 | 19:30 WIB

Syariah

Hukum Pesugihan dalam Islam, Apakah Pelakunya Bisa Menjadi Kafir?

Senin, 2 November 2026 | 19:00 WIB

Nasional

PCNU Sukoharjo Imbau Warga NU Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi Non-Halal

Senin, 2 November 2026 | 18:00 WIB

Tasawuf/Akhlak

Adab Merespons Konten Viral

Senin, 2 November 2026 | 17:00 WIB

Superapp

Terpopuler

Lihat Semua

1

Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah

2

Kasasi Dikabulkan, MA Batalkan Putusan PTUN Terkait Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran

3

Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo

4

Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia

5

Banjir di Medan Rendam 2.200 Rumah, 7.930 Warga Terdampak

6

Presiden Prabowo: Korupsi dan Penyelewengan adalah Awal Kehancuran Bangsa

Terkini

Lihat Semua
Tasawuf/Akhlak

Tren Gaya Hidup Downgrade, Antara Hidup Hemat dan Anjuran dalam Islam

Senin, 2 November 2026 | 20:00 WIB

Nasional

Kukuhkan Majelis Masyayikh 2026-2031, Menag Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren

Senin, 2 November 2026 | 19:30 WIB

Syariah

Hukum Pesugihan dalam Islam, Apakah Pelakunya Bisa Menjadi Kafir?

Senin, 2 November 2026 | 19:00 WIB

Nasional

PCNU Sukoharjo Imbau Warga NU Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi Non-Halal

Senin, 2 November 2026 | 18:00 WIB

Tasawuf/Akhlak

Adab Merespons Konten Viral

Senin, 2 November 2026 | 17:00 WIB

Superapp

Tentang NU

Sejarah

Syuriyah

Tanfidziyah

Informasi

Redaksi

Kontak Kami

Visi Misi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

Disclaimer

Jaringan Media

Jawa Timur

Jawa Barat

Jawa Tengah

Banten

Lampung

Jakarta

Kepri

Jombang

© 2026 NU Online | Nahdlatul Ulama