Logo NU Online Logo NU Online Dark
Lapsus

Warta

Nasional Daerah Internasional Risalah Redaksi Obituari
Fragmen Quran

Keislaman

Khutbah Syariah Sirah Nabawiyah Tafsir Hikmah Nikah/Keluarga
Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan

Lainnya

Cerpen Seni Budaya Ramadhan Pustaka Humor
Logo NU Online Logo NU Online Dark
Lapsus
Warta
Nasional Daerah Internasional Risalah Redaksi Obituari
Fragmen
Quran
Keislaman
Khutbah Syariah Sirah Nabawiyah Tafsir Hikmah Nikah/Keluarga
Opini
Tokoh
Hikmah
Download
Kesehatan
Lainnya
Cerpen Seni Budaya Ramadhan Pustaka Humor
Jatim Jateng Jabar Lampung Jakarta Kepri Banten Jombang
Sabtu, 27 Juni 2026
Djarum

Simon Philpott

Lihat Semua
Pustaka
Meruntuhkan Indonesia

Meruntuhkan Indonesia

Pada mulanya para filsuf mengatakan bahawa pengetahuan sebagai kebijaksanaan (wisdom), tetapi dalam kenyataannya pengetahuan juga merupakan sebuah kekuasaan (power). Tetap pengetahuan selalu bisa menyembunyikan kepentingan politis dan ideologis dibaliknya, dengan diselubungi oleh jubah akademis. Pandangan itu valid sebelum muncul teori kritis yang membongkar interes ideologi dibalik wacana ilmu pengetahuan. Karena itu pada mulanya teori ktitis tidak dianggap ilmiah, sebab mengakui adanya interes (kepentingan), padahal dalil ilmu pengetahuan positivis tidak mengenal (menyembunyikan) interes dibalik teori mereka, sehingga berani mengatakan bahwa ilmu pengetahuan itu netral nilai dan steril dari idelogi politik. Telaah yang dilakukan Simon Philpot, dalam bukunya Rethinking Indonesia: Post Colonial Theory, Authoritarianism and Identity, terhadap kajian Indonesia ini, memang menggunakan perspektif teori kritis. Ia mencoba menyorot bagaimana para Indonesianis (ahli tentang Indonesia) itu merumuskan pemikirannaya, sejak dari membangun asumsi hingga merumuskan teori dan metodologi pengetahuan. Hal itu dilakuakn sebab ia melihat bahwa selama ini kajian Indonesia menunjukkan adanya perbedaan yang mencolok. Pemikiran para Indonesianis tersebut semakin mencolok biasnya ketika dilihat dari perspektif teori orientalisme Edward Said yang sangat terkenal itu. Bagaimana kepentingan pragmatis mempenga

Sabtu, 17 Juni 2006 | 10:44 WIB

Terpopuler

Lihat Semua

1

Khutbah Jumat: Seni Berlapang Dada di Tengah Ujian Kehidupan dari Imam al-Qusyairi

2

Esok Puasa Tasu'a, Raih 4 Keutamaannya

3

Khutbah Jumat: Menata Hati di Tengah Zaman Penuh Fitnah

4

Ahli dari DPR: Penyelesaian Guru Honorer Harus Jadi Prioritas Pemerintah

5

Khutbah Jumat: Menjaga Hati dari Kebiasaan Membandingkan Diri di Media Sosial

6

Khutbah Jumat: Keutamaan Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh

Terkini

Lihat Semua
Nasional

Pemadaman Listrik di Pulau Jawa Bukti Rapuhnya Ketergantungan pada Batu Bara

Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:00 WIB

Nasional

Mentan Bilang Rawa Lahan Tidak Produktif, Greenpeace: Hanya Melihat dari Ekonomi dan Eksploitatif

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:00 WIB

Nasional

Lokakarya di Padang, LPBI PBNU Evaluasi Respons Bencana Hidrometeorologi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:00 WIB

Nasional

Pemadaman Listrik Berulang Dinilai Tunjukkan Rapuhnya Sistem Kelistrikan Nasional

Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:00 WIB

Nasional

Kompensasi Pemadaman Listrik Dinilai Tak Sebanding Kerugian, AEER Desak Percepatan Energi Terbarukan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

Superapp

Terpopuler

Lihat Semua

1

Khutbah Jumat: Seni Berlapang Dada di Tengah Ujian Kehidupan dari Imam al-Qusyairi

2

Esok Puasa Tasu'a, Raih 4 Keutamaannya

3

Khutbah Jumat: Menata Hati di Tengah Zaman Penuh Fitnah

4

Ahli dari DPR: Penyelesaian Guru Honorer Harus Jadi Prioritas Pemerintah

5

Khutbah Jumat: Menjaga Hati dari Kebiasaan Membandingkan Diri di Media Sosial

6

Khutbah Jumat: Keutamaan Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh

Terkini

Lihat Semua
Nasional

Pemadaman Listrik di Pulau Jawa Bukti Rapuhnya Ketergantungan pada Batu Bara

Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:00 WIB

Nasional

Mentan Bilang Rawa Lahan Tidak Produktif, Greenpeace: Hanya Melihat dari Ekonomi dan Eksploitatif

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:00 WIB

Nasional

Lokakarya di Padang, LPBI PBNU Evaluasi Respons Bencana Hidrometeorologi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:00 WIB

Nasional

Pemadaman Listrik Berulang Dinilai Tunjukkan Rapuhnya Sistem Kelistrikan Nasional

Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:00 WIB

Nasional

Kompensasi Pemadaman Listrik Dinilai Tak Sebanding Kerugian, AEER Desak Percepatan Energi Terbarukan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

Superapp

Tentang NU

Sejarah

Syuriyah

Tanfidziyah

Informasi

Redaksi

Kontak Kami

Visi Misi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

Disclaimer

Jaringan Media

Jawa Timur

Jawa Barat

Jawa Tengah

Banten

Lampung

Jakarta

Kepri

Jombang

© 2026 NU Online | Nahdlatul Ulama