Bersama ribuan gemuruh cinta yang kau tebarkan dibalik rentetan tempias hujan
namaMu menggaung di ceruk jiwa
memantulkan aroma puja, yang sempat terbenam di ruang duka<>
Daun-daun kehidupan yang Engkau tanam
teramat dekat dengan jurang kematian
hingga tak pernah ada pilihan
antara tarikan dan hembus nafas, sebuah bentang yang tertuliskan
semua kuasaMu
Bara yang aku genggam adalah apiMu
hingga jika kau tiup api, hilanglah baraku
nafas yang aku hembuskan adalah anginMu
hingga jikau kau hentikan angin, lenyaplah nafsku
darah yang mengalir adalaha airMu
hingga jika kau tumpahkan air haibislah darahku
dan aku adalah milikMu
jika Kau hempaskan diriku
lenyaplah aku
Leyaplah, biarlah Engkau lenyapkan aku Tuhan
Asal terlumat dalam rangkupan rahmat rahim MU
Lumatlah biarlah Engkau lumat aku Tuhan
Asal terhempas diantaran pengampunanMu
Karna tanpa Rahman Rahim Mu
Tanpa pengampunanMu
Aku
Hanyalah sebutir debu yang tertampar luapan dosa
Hangus terpangang api
Terpopuler
1
Film Pesta Babi: Antara Pembangunan dan Kezaliman atas Tanah Adat
2
Kemenhaj Tetap Izinkan Jamaah Haji Bayar Dam di Tanah Air
3
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
4
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
5
200 Ribu Anak Terpapar Judol, Komdigi: Peran Tokoh Agama hingga Orang Tua Penting sebagai Benteng
6
LBH Sarbumusi Desak APH Tindak Dugaan Penyelewengan Dana MBG
Terkini
Lihat Semua