Bersama ribuan gemuruh cinta yang kau tebarkan dibalik rentetan tempias hujan
namaMu menggaung di ceruk jiwa
memantulkan aroma puja, yang sempat terbenam di ruang duka<>
Daun-daun kehidupan yang Engkau tanam
teramat dekat dengan jurang kematian
hingga tak pernah ada pilihan
antara tarikan dan hembus nafas, sebuah bentang yang tertuliskan
semua kuasaMu
Bara yang aku genggam adalah apiMu
hingga jika kau tiup api, hilanglah baraku
nafas yang aku hembuskan adalah anginMu
hingga jikau kau hentikan angin, lenyaplah nafsku
darah yang mengalir adalaha airMu
hingga jika kau tumpahkan air haibislah darahku
dan aku adalah milikMu
jika Kau hempaskan diriku
lenyaplah aku
Leyaplah, biarlah Engkau lenyapkan aku Tuhan
Asal terlumat dalam rangkupan rahmat rahim MU
Lumatlah biarlah Engkau lumat aku Tuhan
Asal terhempas diantaran pengampunanMu
Karna tanpa Rahman Rahim Mu
Tanpa pengampunanMu
Aku
Hanyalah sebutir debu yang tertampar luapan dosa
Hangus terpangang api
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
4
Presiden Prabowo dan 1.500 Undangan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan
5
Rais Aam PBNU Apresiasi Hasil Pembahasan Munas-Konbes NU 2026
6
Berikut 5 Rekomendasi Munas-Konbes NU 2026 Terkait Pendidikan
Terkini
Lihat Semua