Bila kita pernah mendengar lantunan nadham Asmaul Husna di madrasah diniyah atau pesantren, maka ada kemungkinan itu adalah karya KH Amdjad al-Hafidz. Karyanya yang satu ini cukup populer dibaca di lembaga-lembaga pendidikan Islam lantaran kepraktisan dan kemudahannya.
KH Amdjad lahir di Wonokromo, Yogyakarta, DIY. Selama di Yogyakarta, ia pernah mondok di Al Munawwir untuk beberapa waktu. Kemudian merantau ke Kota Semarang, sembari menghafalkan Al Qur'an.
NU Online berhasil melakukan wawancara eksklusif dengan KH Amdjad Al Hafidz di kediamannya di Pedak Kantil, Tlogosari Semarang, Jawa Tengah.
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hukum Menyalakan Kembang Api di Malam Hari
5
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
6
KH Abdul Hakim Mahfudz: Memimpin Tebuireng, PWNU Jatim, hingga PBNU
Terkini
Lihat Semua