Bila kita pernah mendengar lantunan nadham Asmaul Husna di madrasah diniyah atau pesantren, maka ada kemungkinan itu adalah karya KH Amdjad al-Hafidz. Karyanya yang satu ini cukup populer dibaca di lembaga-lembaga pendidikan Islam lantaran kepraktisan dan kemudahannya.
KH Amdjad lahir di Wonokromo, Yogyakarta, DIY. Selama di Yogyakarta, ia pernah mondok di Al Munawwir untuk beberapa waktu. Kemudian merantau ke Kota Semarang, sembari menghafalkan Al Qur'an.
NU Online berhasil melakukan wawancara eksklusif dengan KH Amdjad Al Hafidz di kediamannya di Pedak Kantil, Tlogosari Semarang, Jawa Tengah.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Silaturahmi dan Saling Memaafkan
2
Khutbah Jumat: Berbagi Tanpa Pamer, Peduli Tanpa Sekat
3
Kunjungi Dubes Iran, Ketum PBNU Sampaikan Solidaritas dan Dukungan Moral
4
Iran Pasca-Larijani: Menuju Perang tanpa Akhir?
5
DPR Akan Bahas dan Kawal Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan oleh Juri Tahfidz TV
6
Halal Bihalal sebagai Ijtihad Sosial Ulama Nusantara
Terkini
Lihat Semua