Jakarta, NU Online
Cawapres Hasyim Muzadi yang saat ini Ketua PBNU non-aktif mengatakan, dirinya akan kembali memimpin PBNU mulai 21 September karena Pemilu sudah berakhir. "Pada 21 September saya kembali pimpin PBNU," kata Hasyim kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Hasyim Muzadi sejak dimulainya Pemilu non-aktif sebagai Ketua PBNU dan digantikan oleh Pelaksana Harian Masdar F Mas’udi, setelah dikeluarkan Qarar Syuriah PBNU tanggal 16 Mei 2004, di Rembang, Jawa Tengah. Ditanya bagaimana jika dirinya memenangi Pemilu Hasyim mengatakan, hal itu tergantung kepada Muktamar pada 28 November.
<>Namun ia mengatakan, seandainya menang dalam Pemilu maka sebaiknya ada orang lain yang memimpin NU, tetapi seandainya dirinya tak berhasil menjadi Wapres maka keputusan apakah dirinya memimpin PBNU atau tidak tergantung Muktamar. Ia mengatakan bahwa tidak ada aturan yang mengharuskan dirinya mundur jika menang. Jikapun ia mundur maka itu adalah kemauannya sendiri.
Ditanya mengenai adanya organisasi di bawah NU yang memutuskan mendukung salah satu Capres tertentu, ia mengatakan bahwa sebagai institusi menurut aturan PBNU hal itu tidak dibenarkan. Namun ia mengatakan, keputusan terhadap organisasi tersebut akan dibicarakan setelah 20 September. (cih)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Adha 1447 H: Kurban dan Indahnya Berbagi untuk Sesama
2
Qadha Puasa Ramadhan di Hari Tarwiyah dan Arafah, Tetap Dapat Pahala Puasa Sunnah?
3
Lafal Niat Puasa Tarwiyah Malam Ini dan Keutamaan Melaksanakannya
4
Sumatra Blackout: Dari Aceh hingga Lampung, Aktivitas Warga Lumpuh
5
NU Care LAZISNU Perkuat Program Ekonomi UMKM di Pringsewu Lampung
6
Alih Fungsi Lahan hingga Konflik Agraria Membayangi 10 Tahun Perjanjian Paris di Pulau Jawa
Terkini
Lihat Semua