4 Mahasiswa RI Disetrum Hingga Ditelanjangi Polisi Mesir
NU Online · Jumat, 3 Juli 2009 | 20:44 WIB
Empat mahasiswa asal Indonesia mengalami penyiksaan yang diduga dilakukan oleh kepolisian Mesir. Mereka ditelanjangi bahkan disetrum pada bagian tubuhnya selama 3 hari.
Keempat mahasiswa tersebut adalah Faturrahman, Arjil, Ahmad Yunus, dan Tafri Sugandi. Mereka berasal dari Kabupaten Rokanhulu, Pekanbaru, yang sedang belajar di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir.<>
"Dari cerita adik saya lewat telepon dan chatting, mereka mengalami penyiksaan dengan ditelanjangi, disetrum dan tidak diberi makan," kata kakak korban Faturrahman, Sainul Muttaqin saat dihubungi detikcom di Pekanbaru, Jumat (3/7/2009).
Menurut Sainul, kejadian ini bermula ketika pada tanggal 28 Juni lalu tiba-tiba polisi mendobrak kamar kos mereka. Kedatangan polisi saat itu, sebetulnya mencari salah seorang mahasiswa yang berasal dari Tapanuli bernama Ismail Nasution.
Ismail diduga berhubungan dengan jaringan gerakan Islam radikal di Mesir. Pasalnya, ia membuka situs Ihwan Muslim Online, yang dipermasalahkan oleh polisi.
"Tapi tiba-tiba polisi menangkap adik saya dan teman-temannya juga," imbuhnya.
Polisi juga mempermasalahkan gambar tokoh pejuang Palestina Syekh Ahmad Yasin yang terpampang di dinding kamar mereka. Akhirnya mereka pun digelandang ke kepolisian bak teroris.
"Matanya ditutup, lalu pas tiba di kepolisian baru dibuka," ungkapnya. (dtc)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Pesantren Al-Falah Ploso Kediri sebagai Lokasi Pembukaan Munas-Konbes NU 2026
2
TNI-Polri Hadang Massa Aksi BEM UI yang Hendak Menuju Bundaran HI
3
Selain TNI-Polri, Komcad Juga Disiagakan saat Aksi Indonesia Bangkrut
4
Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Pengerahan TNI dan Komcad dalam Aksi Indonesia Bangkrut
5
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Hari Ini, Berikut Tuntutannya
6
Peaceful Muharam 1448 H, Kemenag Gelar Standardisasi Kosakata Isyarat hingga Akurasi Titik Kiblat
Terkini
Lihat Semua