Sekitar 50 ribu pengunjung haul Syekh Mualana Makhdum Ibrahim atau Sunan Bonang, saat ini susah memenuhi kawasan disekitar alun-alun, dan komplek makam Sunan Bonang Tuban.
Kondisi tersebut membuat jalur pantura Tuban tersendat, dan kendaraannya sangat padat hingga membuat jalannya merayap, Kamis (16/12/2010).<>
Berdasarkan pantuan beritajatim.com di lapangan, para pengunjung yang hadir dalam haul yang menjadi rutinitas tiap tahun ini sudah memenuhi sejumlah jalan-jalan yang berada di sekiatar alun-alun Kota Tuban. Diantaranya adalah sepanjang jalan Veteran, jalan Kartini, KH Musta'in, bahkan jalan Panglima Sudirman, yang menjadi jalur utama jalan pantura menuju arah Surabaya.
Mereka para pengunjung yang berada di jalan raya tersebut membuat jalannya sejumlah kendaraan truk besar yang berjalan menuju arah Surabaya itu mengalami tersendat. Bahkan mengalami penumpukan kendaraan hingga sekitar 5 kilometer ke arah barat. Selain itupun para petugas kepolisain nampak kuwalahan mengatur para pengunjung tersebut.
Untuk tahun-tahun sebelumnya, untuk menghindari kemacetan di sekitaran alun-alun tersebut, petugas kepolisian dari polres Tuban, mengalihkan jalur menuju arah Surabaya tersebut melalui jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo.
Namun untuk tahun ini pihak dari polres Tuban tetap membuka jalur tersebut untuk dilewati kendaraan-kendaraan besar. "Ya untuk tahun ini kita coba untuk membuka jalur ini, dan ini sudah sesuai dengan undang-undang no 22 tahun 2009 tentang lalulintas tentang fungsi jalan raya," jelas kapolres Tuban AKBP Nyoman Lastika.
Kapolres menambahkan jika jalur tersebut itu sengaja tetap dibuka karena para pedangang yang biasanya berjualan dijalan raya, tahun ini tidak diperbolehkan untuk berjualan di jalan Panglima Sudirman itu.
"Tahun ini pedagang tidak boleh berjualan di tengah jalan, dengan ini kita berharap semoga tidak terjadi kemacetan, makanya jalur untuk sementara tidak kita alihkan. Namun jika dengan ini masih terjadi kemacetan maka aruspun akan kita alihkan," jelas Kapolres asal Kota Bali itu. (mad)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
Terkini
Lihat Semua