Penumpasan terhadap para mata-mata Israel terus dilakukan oleh pemerintah Lebanon. Sedikitnya enam orang yang dicurigai melakukan kegiatan mata-mata untuk Israel kembali dibekuk Militer Libanon.
Para tersangka yang ditangkap dalam empat serangan terpisah pekan ini, ditanyai mengenai pemberian informasi pada Israel tentang para anggota Hizbullah dan gerakan mereka. Beberapa dari para tersangka didapati memiliki alat komunikasi yang canggih.<>
Pada Rabu 24 Februari lalu, penuntut militer Libanon telah mendakwa tiga warga Libanon karena melakukan kegiatan mata-mata untuk Israel sebagai bagian dari penyelidikan spionase yang berlangsung hampir satu tahun yang sedikitnya 17 tersangka telah ditahan. Demikian diungkapkan sumber keamanan Lebanon seperti dikutip Reuters, Jum'at (26/2).
Mengenai penangkapan-penangkapan tersebut, Pemerintah Israel belum bergeming sedikitpun. Hizbullah, yang didukung Iran dan Suriah, telah minta hukuman mati bagi semua tersangka yang dihukum karena melakukan kegiatan mata-mata untuk Israel. Hizbulah dan Israel berperang 34 hari pada 2006.
Gelombang penangkapan dimulai pada April 2009 dengan penahanan seorang bekas brigadir jenderal direktorat keamanan umum. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
4
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
5
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
6
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
Terkini
Lihat Semua