Ada Pihak Yang Tidak Ingin Melihat Indonesia Aman
NU Online · Senin, 1 Desember 2003 | 07:17 WIB
Jakarta, NU Online
Berbagai kasus kekerasan akhir-akhir ini, termasuk di Poso (Sulteng) dan pembunuhan kiai di Lumajang (Jatim), dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak ingin melihat Indonesia aman, kata Staf Khusus Wapres Laode Kamaluddin.
"Masih saja ada orang yang tidak ingin melihat Indonesia aman, mereka para avonturir (petualang) yang harus ditindak tegas aparat keamanan," katanya ketika dihubungi di Jakarta, Senin, tentang kekerasan di Poso dan Lumajang.
<>Kekerasan di Poso terjadi pada Sabtu (29/11) malam ketika sekelompok orang bersenjata menyerang rumah penduduk desa Kilotrans di Kecamatan Poso Pesisir - 170 kilometer tenggara Palu, Ibukota Sulteng , menewaskan sedikitnya dua orang dan sejumlah orang lainnya luka-luka.
Sedangkan di Lumajang terjadi pembunuhan terhadap kiai kondang setempat KH Asmuni Ishak yang juga Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) cabang Lumajang oleh enam orang yang berpakaian ala Ninja pada Kamis (27/11) malam.
Ketua Dewan Syuro DPP PKB Abdurrahman Wahid menengarai kasus pembunuhan kiai itu sebagai upaya menggagalkan Pemilu 2004, tetapi Kapolda Jatim Irjen Heru Susanto melihat kasus tersebut kriminal murni.
Laode menegaskan, sejumlah kasus kekerasan itu menjadi tugas aparat kepolisian untuk mengungkapkan secara tuntas agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
Ia memperkirakan ada skenario besar yang ingin membuat Indonesia selalu tidak aman dan kalau pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab itu berhasil melakukan aksi kekerasannya maka negeri ini akan semakin tidak aman.(mkf)
Terpopuler
1
Susunan Lengkap Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
PBNU Umumkan Susunan Kepengurusan 2026–2031 Hari Ini
3
Suyudi Ario Seto Segera Dilantik Presiden Prabowo sebagai Kapolri Hari Ini
4
Khutbah Jumat: Pentingnya Ikhlas dan Meluruskan Niat dalam Beramal
5
Wajah Baru Kepengurusan PBNU 2026-2031: Masuk Dua Tokoh Disabilitas di Kepengurusan
6
Susunan Pengurus 2026-2031 Terbentuk, Ketua Umum PBNU: Mulai Besok Kita Berkhidmah
Terkini
Lihat Semua