Ahmad Bagdja: Kita Bersyukur Pemilu Aman dan Demokratis
NU Online · Selasa, 21 September 2004 | 07:14 WIB
Jakarta, NU Online
Berkaitan dengan hasil pemilu pilpres II yang berlangsung kemarin, salah satu anggota tim sukses Mega Hasyim Ahmad Bagdja nyatakan kegembiraannya bahwa proses pemilu telah berlangsung aman.
“Kita bersyukur pemilu telah berlangsung aman, demokratis, dan alhamdulillah juga partisipasi rakyat untuk memilih juga cukup baik dan juga menggunakan hak pilihnya dengan baik. Mudah-mudahan bisa menguatkan lagi demokrasi ke depan,” ungkapnya kepada NU Online di Gedung PBNU (21/09).
<>Ketika ditanya tentang hasil penghitungan suara saat ini yang mana SBY-JK unggul, Bagdja nyatakan bahwa proses penghitungan masih berlangsung. “Kita tunggu pengumuman KPU, siapa yang kalah siapa yang menang,” tandasnya.
Hasil Quick Count yang dilakukan oleh LP3ES bekerjasama dengan Metro TV menunjukkan bahwa SBY-JK unggul dengan perbandingan 61.2% berbaanding dengan 38.8% untuk Mega Hasyim. Dengan akurasi hasil yang cukup tinggi pada pemilu legislatif dan pilpres tahap I, banyak orang menduga bahwa pada akhirnya SBY yang akan menang.
SBY bersama JK semalam juga telah menyampikan pidato syukuran atas hasil pemilu di pendapa rumahnya di Cikeas Gunung Putri, Bogor. Ia mengajak berbagai pihak untuk memaknai hari-hari mendatang sebagai hari untuk mengadakan rekonsiliasi yang bertujuan memperkokoh kembali ikatan persaudaran, silaturrahmi serta persatuan.
Menurutnya rakyat Indonesia tentunya lebih berkepentingan agar kehidupan berbangsa ke depan lebih baik daripada sekedar memikirkan masalah pilpres yang baru saja berjalan.(mkf)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Adha 1447 H: Kurban dan Indahnya Berbagi untuk Sesama
2
Qadha Puasa Ramadhan di Hari Tarwiyah dan Arafah, Tetap Dapat Pahala Puasa Sunnah?
3
Lafal Niat Puasa Tarwiyah Malam Ini dan Keutamaan Melaksanakannya
4
Sumatra Blackout: Dari Aceh hingga Lampung, Aktivitas Warga Lumpuh
5
NU Care LAZISNU Perkuat Program Ekonomi UMKM di Pringsewu Lampung
6
Alih Fungsi Lahan hingga Konflik Agraria Membayangi 10 Tahun Perjanjian Paris di Pulau Jawa
Terkini
Lihat Semua