Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad meminta pemerintah Amerika Serikat (AS) membebaskan delapan warga Iran yang menurutnya ditahan secara ilegal di AS.
Ahmadinejad mengingatkan, negaranya telah menunjukkan isyarat kemanusiaan pekan lalu dengan membebaskan seorang wanita AS yang ditahan sejak Juli 2009 lalu. Demikian dinyatakan Ahmadinejad dalam wawancara di stasiun televisi ABC, Senin (20/9) di sela-sela sidang tahunan Majelis Umum PBB.
/>
Pada 14 September lalu, Iran membebaskan Sarah Shourd (32), satu dari tiga warga AS yang ditahan di Iran lebih dari setahun atas dugaan spionase. Wanita berumur 32 tahun itu tiba di AS pada Minggu, 19 September waktu setempat. Ahmadinejad menyebut pembebasan Shourd sebagai "isyarat besar kemanusiaan."
"Jadi saya yakin tidak salah untuk meminta agar pemerintah AS hendaknya memberikan isyarat kemanusiaan dengan membebaskan warga-warga Iran yang ditangkap secara ilegal dan ditahan di AS sini," ujar Ahmadinejad.
Shourd ditahan dekat perbatasan Iran dan Irak pada Juli 2009 lalu bersama dua rekan prianya, Shane Bauer dan Josh Fattal. Menurut keluarga mereka, ketiganya tengah melakukan pendakian gunung di Irak utara saat itu. (syf)
Terpopuler
1
5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka
2
Kisah Rombongan Gus Dur Diberondong Senapan di Timor Leste
3
Resmikan Klinik di Cilacap, Gus Yahya: Harus Profesional, Bukan Sekadar Khidmah
4
Haji 2026: 5.426 Jamaah Aceh Siap Terbang, Ini Rute dan Jadwalnya
5
Hukum MenarikĀ UangĀ Parkir di Lahan Orang Lain
6
Safari Diplomatik Terakhir, Gus Yahya Kunjungi Dubes Federasi Rusia
Terkini
Lihat Semua