Aisyah Hamid Baidhowi: Kiai Wahid Peletak Dasar Kerukunan Beragama
NU Online · Senin, 11 April 2011 | 05:03 WIB
Banyak orang sering salah anggapan ketika mengira KH Abdul Wahid Hasyim, putera pendiri NU KH Hasyim Asy'ari adalah Menteri Agama Republik Indonesia yang pertama. Sejatinya ayahanda KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini adalah Menteri Agama Republik Indonesia yang ketiga.
Hanya saja, karena KH A. Wahid Hasyim adalah tokoh termuda dari sembilan tokoh nasional yang menandatangani Piagam Jakarta, terlebih sebagai satu-satunya wakil dari kalangan santri tradisional, maka orang sering menganggapnya sebagai Menteri Agama pertama.<>
Demikian dinyatakan oleh Ibu Nyai Hj. Aisyah Hamid Baidhowi dalam tausiyahnya pada acara Majlis Sholawat Gus Dur di Masjid al-Munawwaroh Pesantren Ciganjur Jakarta, akhir pekan kemarin, Ahad (10/4). menurut Aisyah, KH A. Wahid Hasyim berhasil menjembatani perdebatan sengit antara kubu nasionalis yang menginginkan bentuk Negara Kesatuan, dan kubu Islam yang menginginkan bentuk negara berdasarkan syariat Islam.
"Ini kemudian diartikan oleh banyak orang, bahwa Kiai Wahid -sapaan akrab KH A. Wahid Hasyim, adalah tokoh peletak dasar kerukunan beragama di republik ini. Memang generasi sekarang tidak terlalu banyak mengenal KH A. Wahid Hasyim ini, namun Beliau adalah tokoh penting dalam kehidupan beragama di negeri ini," tutur Aisyah yang merupakan puteri KH A. Wahid Hasyim di hadapan ratusan jamaah sholawat.
Lebih lanjut Aisyah menjelaskan, Kiai Wahid juga berhasil membuktikan bahwa NU mampu menjadi bagian besar dan penting dalam perjalanan Republik Indonesia. Baik ketika NU menjadi organisasi kemasyarakatan maupun ketika menjadi partai politik.
"Karena penghormatan terhadap jasa-jasa Beliau inilah, dan juga untuk lebih mengenalkan kembali sosok KH A. Wahid Hasyim kepada generasi muda, maka panitia peringatan Seabad KH. A Wahid Hasyim menggelar berbagai acara di berbagai tempat untuk berbagai kalangan," tandas Aisyah yang juga mantan Anggota DPR RI ini.
Acara puncak peringatan Seabad KH A. Wahid Hasyim akan digelar dalam bentuk Istighotsah Akbar pada tanggal 2 Juni 2011di masjid At-Tien, Taman Mini Indonesia Indah Jakarta. (min)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
95 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Seleksi Majelis Masyayikh, Berikut Daftarnya
5
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
Terkini
Lihat Semua