Jakarta, NU Online
Ribuan massa yang tergabung dalam “Aksi Sejuta Umat” melakukan aksi mendukung Rancangan Undang Undang anti Pornografi dan Pornoaksi (RUU APP)di depan gedung DPR RI, hari ini, Ahad (21/5). Massa berasal dari dari sejumlah ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, PPP, ICMI, GPII, HTI, PKS, FBR, Al-Irsyad, dan lainnya yang dikoordinatori oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Sebelumnya, massa terkonsentra di di beberapa tempat di Jakarta, termasuk Bundaran Hotel Indonesia dan Jl. Sudirman. Pihak keamanan lalu mengarahkan massa ke gedung DPR RI dengan alasan untuk menghindari kemacetan. Polisi juga mengumumkan kepada massa bahwa di gedung DPR sudah banyak massa yang berdatangan.
<>Ketua umum Agung Leksono dalam orasinya di depan ribuan massa itu menyatakan, dirinya sangat berbangga atas dukungan yang telah diberikan oleh umat Islam untuk meloloskan RUU APP. Agung berorasi didampingi, antara lain, Ketua Komisi Fatwa MUI KH. Ma’ruf Amin dan Ketua Umum ICMI Marwah Daud Ibrahim.
“Kami sangat bangga atas kehadiran dan dukungan saudara-saudara. Yang membnggakan, saudara-saudara tidak hanya hadir tapi memberikan pikiran-pikiran yang mencerminkan semangat nasionalisema bangsa Indonesia,” kata Agung Leksono.
Sementara itu Ketua Pansus RUU APP Balkan Kaplale kepada wartawan di Gedung DPR RI menyatakan, RUU APP akan segera disahkan pada Juni depan. "Juni nanti RUU APP akan disahkan untuk mengakhiri pro kontra yang berlangsung," kata Balkan Kaplale.
Menurut Balkan, saat ini 90 persen materi RUU sudah dibahas. RUU terdiri dari 11 bab dan 36 pasal. Jika pembahasan berlangsungg alot, Balkan mengusulkan dilakukan voting. Dari 10 fraksi di DPR, 8 fraksi telah menyatakan sikap. Dua fraksi yang belum menyatakan sikap adalah FPDIP dan FPDS. (nam)
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
5
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
6
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
Terkini
Lihat Semua